Bupati Dadang Minta GP Ansor Kab Bandung Aktif di Kegiatan Sosial

Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung membantu pemerintah dalam gerakan sosial, selain peranannya dalam menjaga dan mengawal para ulama serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bupati Dadang Minta GP Ansor Kab Bandung Aktif di Kegiatan Sosial

INILAHKORAN,Soreang - Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Nahdlatul Ulama kabupaten bandung membantu pemerintah dalam gerakan sosial, selain peranannya dalam menjaga dan mengawal para ulama serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

" Saya berharap GP Ansor mulai saat ini juga diarahkan agar bagaimana dapat membantu pemerintah dalam hal kegiatan sosial di lapangan," kata Dadang di Soreang, Minggu 7 September 2025.

Kenapa GP Ansor harus lebih terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, kata Dadang, salah satunya ia tercengang dan berduka cita yang mendalam atas kabar meninggalnya seorang ibu muda yang bunuh diri bersama dua anaknya di Kecamatan Banjaran.

"Sebagai salah satu Dewan Penasihat GP Ansor, maka saya tugaskan kepada GP Ansor untuk ikut bergerak di kegiatan sosial. Bukan hanya GP Ansor saja, tapi untuk semua organisasi kepemudaan (OKP) dan ormas yang lainnya, agar ikut membantu pemerintah dalam kegiatan sosial," ujarnya.

Dadang juga memerintahkan kepada GP Ansor untuk segera bersilaturahmi di lingkungannya masing-masing agar bisa lebih peka terhadap kondisi sosial di lingkungan masyarakat.

"GP Ansor harus berkolaborasi dengan pemerintah, melakukan kerjasama yang strategis dengan Pemkab Bandung dan menjaga keutuhan NKRI," katanya.

Menurut Dadang, Pemkab Bandung telah menyiapkan sejumlah program yang bisa dikolaborasikan dengan GP Ansor.

 "Sehingga keberadaan GP Ansor bisa dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat kabupaten bandung," ujarnya.

Ketua GP Ansor kabupaten bandung, Dede Sumarsah mengatakan,  koordinasi dengen pemerintah di tingkat terendah hingga level eksekutif akan kembali diperkuat. 

Dede menyebut pengurus Ansor di masing-masing tingkatan, akan mengawal setiap program di ke wilayahan. 

"Ranting akan koordinasi dengan pemerintah desa bagaimana kemudian mengawal semua program yang ada. Kemudian PAC pun akan berkolaborasi dengan Kecamatan, lalu kemudian pengurus cabang kabupaten bandung ini akan terus mengawal program-program Pemda kabupaten bandung supaya sampai ke titik sasaran," kata Dede usai pelantikan pengurus GP Ansor kabupaten bandung di Miko Mall, Sabtu 6 September 2025 kemarin.

Selain itu, kata Dede tantangan di era digital menjadi salah satu target agar kader Ansor di kepengurusan yang baru mampu beradaptasi dan menjawab kebutuhan jaman. 

Isu hoax atau  berita bohong,  pemotongan video (kliping) untuk kebutuhan yang bersifat negatif, kata Dede, saat ini harus menjadi perhatian bersama.

"Kami juga  banyak melakukan pelatihan tentang media tentunya. Pak Bupati sudah menugaskan kepada kami. Maka nanti kami akan mencoba melalui kampanye lewat media digital yang dimiliki oleh Ansor kabupaten bandung," ujarnya.

Selain itu, menyikapi situasi Nasional, Dede memastikan Ansor berkomitmen memperkuat Negara dan Bangsa dari berbagai sektor. 

Dede melihat situasi Nasional perlu dipahami secara menyeluruh, namun juga butuh pengakuan koletif agar kondisi bangsa terus membaik. 

"Posisi Kader Anshor, kami akan satu barisan dengan pimpinan pusat, bahwa kita aemua akan menjaga aspirasi dan sepakat mengawal itu, kita tadi pagi juga deklrasi damai," ujarnya. 

Dede mangatakan jika  kader GP kabupaten bandung sudah mencapai 2.000 orang. Semuanya, akan diupgrade cara pandangnya terkait ilmu pengetahuan. 

"Kami akan tingkatkan bukan hanya kuantitas tapi unggul kualitas.Kader Anshor kabupaten bandung tidak hanya siap untuk dipimpin tapi juga siap untuk memimpin,"katanya.(rd dani r nugraha)


Editor : Ahmad Sayuti