Bupati Karawang Pasang Badan Lindungi Guru Ungkap Kecurangan MBG

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengaku pasang badan melindungi setiap guru yang melaporkan kecurangan dalam distribusi MBG di sekolah.

Bupati Karawang Pasang Badan Lindungi Guru Ungkap Kecurangan MBG
Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat pelantikan kepala aekolah meminta guru ikut mengawasi penyaluran MBG di sekolahnya./INILAHKORAN-Nila Kusuma

INILAHKORAN.ID- Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengaku pasang badan melindungi setiap guru yang melaporkan kecurangan dalam distribusi MBG di sekolah.

Bantuan para guru akan sangat membantu menekan kecurangan MBG. Setiap tahun peredaran MBG di Karawang mencapai Rp 2 triliun.

"Tidak usah takut kalau terjadi kecurangan dalam penyaluran MBG laporkan saja ke saya langsung. Kalau tidak sempat silahkan diupload di media sosial nanti akan kami tindak lanjuti. Mari kita awasi penyaluran MBG di setiap sekolah," kata Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, usai melantik 323 kepala sekolah SD dan SMP, Kamis (2/4/26).

Menurut Aep, penyaluran MBG di setiap sekolah sudah diatur pemerintah jadi harus dilaksanakan sesuai aturan. Setiap pengelola MBG sudah ada bagiannya dari pengelolaan MBG. Untuk dapurnya Rp 2000, sedangkan Rp 3000 untuk operasionalnya sedangkan untuk makanannya Rp 10.000 semua tinggal dilaksanakan saja.

"Jadi aturan main tinggal dilaksanakan saja jangan dikurangi karena semua sudah ada bagiannya," katanya.

Aep mengatakan setiap sekolah mendapat hak MBG sebesar Rp. 10 ribu harusnya nyampe senilai Rp 10 ribu. Jangan sampai diambil untuk urusan lain apapun alasannya.

Terus jatah untuk dapur atau operasional juga jangan diambil untuk urusan lain. "Jika diambil itu tidak baik dan bisa menimbulkan masalah. Sebaiknya ikuti aturannya agar semuanya lancar tanpa masalah," katanya.

Menurut Aep perputaran uang dari MBG di Karawang mencapai Rp 2 triliun setahun. Uang sebesar itu dibutuhkan pengawasan dari semua pihak termasuk para guru di Karawang. Kalau penyaluran MBG di tempat mengajar agar dilaporkan ke bupati. "Saya pasang badan lindungi guru yang mengungkap adanya kecurangan," katanya.

Selain itu Bupati Karawang secara khusus juga meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk ikut mengawasi pelaksanaan MBG di setiap sekolah. Pihak Kejari juga menyatakan kesiapannya untuk membantu Pemkab Karawang. "Iya pihak kejaksaan sudah siap membantu," katanya. ***


Editor : JakaPermana