Buya Yahya Jelaskan Hukum Mandi Wajib Tanpa Keramas dengan Sampo

Mandi wajib merupakan tindakan menyiramkan air ke seluruh tubuh dengan niat membersihkan diri dari hadas besar.  Bagaimana hukumnya jika keramas tidak menggunakan sampo saat mandi wajib?

Buya Yahya Jelaskan Hukum Mandi Wajib Tanpa Keramas dengan Sampo

INILAHKORAN.COM, Bandung - Mandi wajib merupakan tindakan menyiramkan air ke seluruh tubuh dengan niat membersihkan diri dari hadas besar. 

Untuk mereka yang hendak menunaikan shalat, mandi menjadi kewajiban apabila mereka mengalami hadas besar akibat haid, nifas, atau persalinan.

Lantas, bagaimana hukumnya jika seseorang mandi wajib tapi tidak dengan keramas menggunakan sampo? berikut penjelasan Buya Yahya.

Baca Juga : Benarkah Dosa Zina Diwariskan Hingga 7 Keturunan? Ini Penjelasan Tegas Buya Yahya

Dalam kanal YouTube Al Bahjah, Buya Yahya menyebut bahwa seseorang yang melakukan mandi wajib tanpa sampo dianggap sah.

Bukan tanpa alasan, Buya Yahya menjelaskan karena saat mandi junub hanya perlu menyirami rambut atau bagian kepala sebanyak 3 kali sesuai yang dijelaskan dalam hadits Rasulullah.

"Jika seorang perempuan mandi setelah melakukan hubungan seksual, maka tidak perlu baginya untuk melepaskan rambutnya. Cukup dia menuangkan air ke atas kepalanya tiga kali. Tapi, kalau dia mandi setelah selesai haid, maka dia harus melepas rambutnya," (HR Muslim). 

Baca Juga : Suami Istri Berhubungan Tanpa Busana: Sahkah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Berikut ini tata cara mendi junub

Halaman :


Editor : Firda Rachmawati