Cara Adhitia Yudhistira Gaet Gen Z dan Pemilih Pemula
Bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi, Ngatiyana-Adhitia Yudhistira kian masif mengakomodir kantung-kantung suara di berbagai kalangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi, Ngatiyana-Adhitia Yudhistira kian masif mengakomodir kantung-kantung suara di berbagai kalangan.
Salah satunya dengan menyasar kalangan Generasi Z (Gen Z) dan pemilih pemula yang sudah bisa menyalurkan hak suaranya pada Pilwalkot Cimahi 2024 mendatang.
"Strategi untuk menggaet hati Gen Z dan pemilih pemula kita lakukan dengan aktif berkampanye di media social," kata Bacalon Wakil Walikota Cimahi, Adhitia Yudhistira belum lama ini.
Adhitia menjelaskan, Gen Z sebagai individu yang lahir antara pertengahan 1990 hingga 2010-an tumbuh dalam era digital yang berkembang pesat.
Menurutnya, jumlah mereka pun di Cimahi mencapai sekitar 60-70 persen dari total pemilih.
"Kita tahu kalau Gen-Z itu ngabisin waktu 6-10 jam pake gawai. Artinya, mereka sebagai native digital, kita pola sosialisasi dan kampanyenya harus lebih ke arah itu," jelasnya.
"Sementara untuk generasi milenial, ada perlakuan tersendiri sebagai generasi yang selalu keinginan berkontribusinya tinggi," sambungnya.
Tak hanya itu, Adhitia menyampaikan hal berkaitan dengan arah pembangunan kebijakan dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
calon pemimpin muda berusia 33 tahun itu berkomitmen, bila dirinya terpilih untuk memimpin Kota Cimahi ke depan dirinya bakal membantu mempromosikan produk-produk yang mereka hasilkan.
"Contohnya nih SLEMN24 ini bikin jersey edisi Ulang Tahun Cimahi ke-23, tapi sayangnya tidak terakomodir oleh Pemkot. Jadi saya pake hari ini," kata Adhit mencontohkan.
Adhitia menilai, jersey yang diproduksi pelaku UMKM tersebut memiliki kualitas yang baik serta motif yang menggambarkan ikon-ikon yang ada di Kota Cimahi.
"Ada motif Cireundeu, ada motif Ciawi Tali yang mana digagas oleh Paguyuban Baku Sedunia yang inisiatornya kan dari Kota Cimahi," ujarnya.
"Terus juga di sini ada foto Penjara Poncol, Gedung Historich, macem-macemlah. Ini karya orang Cibeureum, SLEMN24," sebutnya.
Adhitia menilai, sudah menjadi kewajiban seorang kepala daerah untuk membantu mengembangkan dan mempromosikan produk-produk UMKM.
Oleh karena itu, Adhitia pun mengajak semua pihak termasuk para kontestan Pilwalkot Cimahi 2024, untuk menciptakan pesta demokrasi ini dengan penuh riang gembira.
"Makanya saya selalu bawa temen-temen talent dari Tim Preman Pensiun ketika turun ke lapangan, itu menjadi mencairkan suasana supaya tidak tegang," imbuhnya.
Tak hanya itu, Adhitia juga berpesan kepada para calon pemilih untuk selalu menjaga keharmonisan dan menghormati perbedaan pilihan politik.
"Kita jaga keharmonisan dengan hiburan-hiburan, dengan canda tawa, intinya riang gembiralah kalau Pak Ngatiyana sama Kang Adhitia mah, ga usah yang serem-serem," ujarnya.
"Pilkada ini jangan dibawa ke wilayah pertempuran yang menyeramkan, biasa aja," terangnya.
Pada kesempatan itu, dia juga mengajak para kontestan untuk menjadikan Pilkada 2024 ini sebagai ajang adu gagasan.
"Jadi kita kampanyekan, kampanye yang positif saja. Jadi kita tidak mau mencontohkan sesuatu yang tidak baik buat masyarakat dalam menyambut pesta demokrasi di Kota Cimahi," ujarnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

