Dianggap Memecah Belah Prabowo dan Jokowi, Situs gerindra.org Berisi Postingan Akun Fufufafa Dilaporkan

Dianggap memecah belah hubungan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi, situs gerindra.org yang berisi beberapa postingan akun Fufufafa dilaporkan ke polisi.

Dianggap Memecah Belah Prabowo dan Jokowi, Situs gerindra.org Berisi Postingan Akun Fufufafa Dilaporkan
Dianggap Memecah Belah Prabowo dan Jokowi, Situs gerindra.org Berisi Postingan Akun Fufufafa Dilaporkan

INILAHKORAN, Bandung - Dianggap memecah belah hubungan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi, situs Gerindra.org yang berisi beberapa postingan akun Fufufafa dilaporkan ke polisi.

Seperti diketahui, akun Fufufafa yang tengah ramai diperbincangkan tersebut diduga milik Gibran Rakabuming, wakil Presiden terpilih yang dampingi Prabowo.

Beberapa postingan akun Fufufafa tersebut diunggah oleh situs gerindra.org hingga akhirnya dilaporkan ke polisi oleh Indo Digital Volunteer.

Ketua Indo Digital Volunteer Anthony Leong mengatakan pihaknya menduga ada pihak-pihak yang sengaja merusak hubungan Prabowo dengan Jokowi.

Pasalnya, akun tersebut merupakan akun bodong yang sengaja dibuat dengan nama Partai Gerindra dengan isi konten tulisan akun kaskus fufufafa yang kerap menjelekkan nama Prabowo.  

"Ini kita melihat bahwa ada oknum tertentu ataupun pihak-pihak yang ingin memecah belah hubungan yang sangat harmonis yang sudah terjalin antara pak Prabowo dan pak Jokowi," katanya.

Anthony menilai, adanya situs bodong Gerindra tersebut membuat masyarakat menjadi resah karena seharusnya para pihak menyambut dengan baik masa transisi dari Jokowi ke Presiden terpilih Prabowo Subianto. 

"Kita harapkan bagaimana keberlanjutan yang sangat luar biasa dari pemerintahan pak Jokowi ke pak Prabowo," ujarnya. 

Anthony berharap dapat memberikan efek jera bagi pemilik website gerindra.org termasuk orang-orang yang memiliki niat untuk memecah belah melalui media sosial.  

"kita sudah konsultasi sama teman-teman dari Polda Metro, bahwa ini akan segara diproses dan ditindaklanjuti, dan kita harapkan ini menjadi early warning untuk seluruh elemen bangsa untuk seluruh pengguna medsos untuk kita hadirkan konten konten yang positif, edukatif dan informatif," tandasnya.***


Editor : Firda Rachmawati