Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan, Masyarakat Bisa Manfaatkan Nomor Hotline Kapolresta Bogor 

Polresta Bogor Kota mengajak semua pihak bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor untuk mencegah tawuran pelajar atau kekerasan terhadap pelajar di Kota Bogor.

Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan, Masyarakat Bisa Manfaatkan Nomor Hotline Kapolresta Bogor 
Polresta Bogor Kota mengajak semua pihak bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor untuk mencegah tawuran pelajar atau kekerasan terhadap pelajar di Kota Bogor./Rizki Mauludi

INILAHKORAN, Bogor - Polresta Bogor Kota mengajak semua pihak bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor untuk mencegah tawuran pelajar atau kekerasan terhadap pelajar di Kota Bogor.

Bahkan kapolresta bogor Kota Kombes Polisi Bismo Teguh Prakoso meminta agar masyarakat memanfaatkan nomor hotline pribadi kapolresta bogor Kota apabila menemukan kejahatan jalanan, tawuran dan bahkan hal kedaruratan lain.

"Polresta Bogor Kota, bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, Dinas Pendidikan (Disdik), Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) wilayah II Jawa Barat, Badan Pemasyarakatan (Bapas) dan Satgas Pelajar Kota Bogor. Kami akan berupaya untuk mencegah tawuran, kemudian terkait dengan berbagai kenakalan rojali dan street crime lainnya," ungkap Bismo kepada wartawan pada Selasa (14/3/2023).

Bismo melanjutkan, koordinasi upaya pencegahan sudah di lakukan berkali-kali, khusunya terakhir di aula Polresta Bogor Kota oleh semua unsur.  Dihadiri semua unsur untuk mitigasi kejahatan jalanan dan tawuran

"Itu dilakukan agar jangan sampai menimbulkan korban luka bahkan jiwa. Kami patroli di tempat rawan, bersama tiga pilar patroli rutin. Daerah rawan, operasi Senjata Tajam (Sajam), Minuman Keras (Miras), narkoba dan knalpot bronx secara simultan dilakukan. Kami mengunjungi sekolah-sekolah dengan membagikan nomor hotline Polresta Bogor Kota," tuturnya.

Bismo menjelaskan, jajaran Polresta Bogor Kota berkunjung ke sekolah upaya jemput bola untuk melakukan pertolongan kepada adik-adik dan guru-guru agar menjalin komunikasi. 

"Kami sampaikan pesan kamtibmas, kedisplinan, hindari narkoba, tawuran dan pesan moral lain. Siswa maupun guru apabila ada situasi darurat bisa menghubungi nomor hotline langsung ke nomor handphone saya. Saya bisa memberikan bantuan segera mungkin. Tengah malam khawatir pulang malam bisa menghubungi nomor ini untuk diantar pulang. Beras habis atau keluarga tidak makan beberapa hari bisa WA dan kami bisa dikirim beras ataupun sembako yang dipunyai Polresta Bogor Kota," jelasnya.

Bismo menambahkan, semua fasilitas pelayanan publik ditempelkan stiker nomor hotline diangkot ada juga, kalau memang ada pemalakan dan tawuran masyarakat bisa menghubungi nomor itu.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor KH. Tubagus Muhidin memaparkan, pencegahan tawuran oleh kapolresta bogor Kota dan Forkopimda sudah dilakukan. Sejak dini siswa harus dilakukan pendidikan agama, kalau tidak dididik dengan pendidikan yang baik akan terjadi permasalahan.

"Didalam kalbu mereka, perlu pedoman dan pendidikan. Masa SMP dan SMA ini perlu itu, karena kalau mahasiswa sudah tidak labil. Harus diarahkan mana yang salah dan benar, agar masuk ke tingkat universitas tanpa adanya kenakalan remaja," tuturnya.

Kepala Disdik Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto membeberkan, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menaruh perhatian penuh, arahan pak wali membangun perkuatan karakter, siapapun itu yang melakukan kekerasan tawuran walaupun itu kewenangan provinsi tetapi menjadi perhatian Pemkot Bogor. Karena itu Satgas pelajar akan ditingkatkan dan maksimalkan untuk membantu kepolisian. 

"Dalam waktu dekat akan berkolaborasi melaksanakan silaturahmi antar pelajar seluruh OSIS mendapatkan bimbingan dan arahan inspiratif untuk leadership kedepan," terangnya.

Plh Kepala KCD wilayah II Jawa Barat, Irman Khaeruman memaparkan, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan pihak kepolisian dan disampaikan kepada pimpinan langkah apa saja yang ditempuh termasuk akan dilakukan evaluasi dan pembinaan.

"Tindakan tegas pelaku sudah disampaikan oleh kapolresta bogor Kota, untuk tindakan pada sekolah, melihat dari sisi dampak kedepannya. Kami harus melindungi siswa lain mendapatkan hak pendidikan. Kami juga belum mendapat ada hal-hal yang disinyalir ada gesekan antar dua sekolah. Kami komunikasi kan dengan Satgas pelajar, titik rawan mana. Kami akan panggil kepala sekolah yang sekolahnya rawan tawuran," pungkasnya.


Editor : JakaPermana