Cerita Warga Tapal Batas Bandung Barat Selatan bisa Nikmati Jalan Mulus Sepanjang 4 Kilometer
Dudung Suherman (59) warga Kampung Cirangkong RT01/02, Desa Mekarwangi, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk bisa menikmati jalan mulus akhirnya bisa terwujud.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dudung Suherman (59) warga Kampung Cirangkong RT01/02, Desa Mekarwangi, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk bisa menikmati jalan mulus akhirnya bisa terwujud.
Pria paruh baya itu bersyukur lantaran aksesibilitas utama yang menunjang perekonomian warga yang tinggal di tapal batas Bandung Barat selatan untuk mendistribusikan hasil bumi bisa lebih mudah.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat tengah gencar melakukan perbaikan di wilayah selatan, salah satunya Jalan Datar Puspa, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta sepanjang 4 kilometer yang dibangun dalam segmen, terdiri dari segmen betonisasi dan 3 segmen dengan hotmix.
"Saya asli warga sini (Kampung Cirangkong), alhamdulillah sangat bersyukur sekali Jalan Desa Mekarwangi ini bisa dibangun kembali," kata Dudung, Kamis 4 September 2025.
Ke depan, ungkap Dudung, ketika pembangunan Jalan Desa Mekarwangi ini rampung bisa berdampak positif kepada masyarakat.
"Mudah-mudahan ke depan bisa memperlancar transportasi dan usaha masyarakat di sini," ungkapnya.
Sebab, kata Dudung, mayoritas warga di sini berprofesi sebagai petani, mulai dari kopi, teh dan sayuran. Menurutnya, distribusi hasil bumi warga itu dikirim dengan menggunakan jalan yang saat ini tengah dibangun.
"Untuk distribusi hasil panennya kan aksesnya lewat sini sebagai jalur utamanya. Kalau sudah diperbaiki in syaa Allah lancar," imbuhnya.
Dulu, terang Dudung, jalan tersebut sempat diperbaiki namun hanya bertahan selama satu tahun. Sementara kalau melihat kualitas material yang digunakan dirinya meyakini bakal tahan lama.
"Dulunya pernah diperbaiki cuma ya satu tahun rusak dan habis. Tapi kalau sekarang kekuatannya akan tahan lama," ujarnya.
"Jadi kalau dulu itu aspalnya biasa dan tipis. Lebih tebal yang sekarang kelihatannya," sambungnya.
Apalagi, lanjut Dudung, kalau hujan dengan intensitas tinggi turun otomatis saluran air meluap dan menggerus jalan. "Kalau dulu saluran ini seingat saya lebarnya sekitar 3 meter, tapi makin ke sini makin menyempit ada sekitar 1 meteran," katanya.
Sekretaris Dinas Penataan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Aan Sopian menjelaskan, pembangunan Jalan Datar Puspa-Mekarwangi-Batas Kabupaten Bandung Barat ini didanai APBD Bandung Barat sebesar Rp6.697.275.566.
"Untuk konstruksi pembangunanya dilakukan dalam 5 segmen, yakni segmen 1 (Beton) : 925 x 4 m, segmen 2 (Hotmix) : 428 x 3 m, segmen 3 (Beton) : 325 x 4 m, segmen 4 (Hotmix) : 850 x 4 m dan segmen 5 (Beton) : 1.290 x 4 - 5 m," jelas Aan.
Aan menyebut, pembangunan jalan ini sempat diusulkan ke Dana Alokasi Khusus (DAK) dan memang harus tuntas. Satu-satunya program yang dialihkan dari DAK ke APBD hanya pembangunan jalan ini
"Sesuai kontrak, target perbaikan Jalan Datar Puspa ini rampung per tanggal 20 Oktober 2025 dan jika melihat kondisinya baik seperti ini mudah-mudahan bisa selesai lebih awal dari target," ujarnya.***
Editor : JakaPermana


