Cetak Dua Gol ke Gawang Persebaya, Ketajaman Lini Depan Persib Setara Gabungan Tujuh Klub Ini

Setelah memenangkan laga Persib vs Persebaya, kini Persib Bandung setara dengan gabungan tujuh klub Liga 1.

Cetak Dua Gol ke Gawang Persebaya, Ketajaman Lini Depan Persib Setara Gabungan Tujuh Klub Ini
Ciro Alves pencetak gol kedua Maung Bandung dalam laga Persib vs Persebaya. (Foto: Persib.co.id)

INILAHKORAN, Soreang – Setelah memenangkan laga Persib-vs-Persebaya'>Persib vs Persebaya, kini Persib Bandung setara dengan gabungan tujuh klub Liga 1.

Pertandingan Persib vs Persebaya berlangsung di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Jumat 18 Okober 2024 sore.

Dua gol kemenangan dalam pertandingan Persib vs Persebaya di Kompetisi Liga 1 itu dijaringkan Edo Febriansyah di menit ke-22 dan Ciro Alves pada menit ke-70.

Kenapa Persib layak disebut setara dengan gabungan tujuh klub Liga 1? Pasalnya, dua gol yang dijarangkan Persib ke gawang Persebaya, sama dengan jumlah gol yang dicetak tujuh klub lawan Persebaya sebelumnya.

Sebelum menghadapi Persib Bandung, Persebaya disebut-sebut memiliki lini pertahanan paling tangguh di Liga 1.

Pasalnya, setelah menyelesaikan tujuh pertandingan, mereka hanya kebobolan dua gol saja. Bandingkan dengan Persib yang sudah kebobolan tujuh gol.

Adapun tujuh klub yang sebelumnya mencoba menjebol gawang Persebaya di Liga 1 sebelumnya adalah Dewa United, PSBS Biak, Persis Solo, Persita Tangerang, Barito Putera, Malut Unitedm dan PSS Sleman.

Dari tujuh klub tersebut, hanya dua klub yang mampu mencetak gol ke gawang Persebaya.

Keduanya adalah Barito Putera yang mencetak satu gol ke gawang Persebaya meski tetap kalah 1-2 dalam lawatan ke kandang Bajul Ijo. Satu lainnya adalah Persis yang juga kalah 1-2 dan mencetak satu gol ke gawang Persebaya.

Menghadapi Persebaya di laga tanpa penonton, Persib menurunkan Kevin Mendoza sebagai penjaga gawang. Di lini belakang, ada trio Kakang Rudianto, Nick Kuipers dan Mateo Kocijan.

Di lini tengah, tim Pangeran Biru memainkan Henhen Herdiana, Tyronne del Pino, Dedi Kusnandar dan Edo Febriansah untuk mendukung Beckham Putra, Mailson Lima dan Ciro Alves di lini depan.

Persib langsung menekan sejak kick-off. Di sisi lain, Persebaya pun tak segan melancarkan serangan balik.

Upaya Persib memburu gol membuahkan hasil di menit ke-22. Gol tersebut dijaringkan Edo Febriansyah melalui tendangan roketnya.

Menerima umpan dari Tyronne del Pino, Edo membawa bola dari garis tengah. Begitu mendapat ruang tembak, dia melepaskan tendangan keras ke pojok gawang Andhika Ramadhani.

Tertinggal lebih dulu, Persebaya pun berusaha untuk menyamakan kedudukan. Di menit 28, Muhammad Rashid melepaskan tembakan dari jarak jauh. Namun, Mendoza dengan sigap mampu mengantisipasinya.

Di menit ke-43, Persebaya kembali mengancam melalui tendangan bebas Francisco Rivera. Pemain bernomor punggung 7 Bajul Ijo itu mengirimkan bola ke dalam kotak, tapi Nick Kuipers dengan cepat menghalaunya.

Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Mereka berkali-kali mencoba menekan pertahanan Persib.

Tapi, Persebaya tak mampu membuka peluang emas di pertahanan lawan. Nick Kuipers dan kawan-kawan menutup jantung pertahanan dengan rapat.

Persib sebaliknya hanya mengandalkan tekanan lewat serangan sporadis. Tak adanya striker murni jadi penyebab mereka gagal menyelesaikan peluang.

Salah satu peluang terbaik Persib muncul di menit ke-64. Kala itu, Ciro Alves mengirim umpan silang ke depan gawang Persebaya.

Kiper Andhika sebenarnya sudah gagal menjangkau bola. Tapi, umpan matang itu gagal dimanfaatkan Ferdiansyah yang baru saja masuk menggantikan Beckham Putra Nugraha.

Namun, enam menit kemudian, gol unik Ciro Alves akhirnya menjebol gawang Persebaya. Mengalahkan bek lawan dalam duel, Ciro yang menerima umpan panjang Tyronne del Pino, berupaya melepaskan tembakan.

Saat melepaskan tendangan itulah, posisi tubuhnya tidak mantap. Dia terjatuh dan hanya bisa melepaskan tembakan pelan. Bola melaju lambat menuju gawang karena kiper Andhika sudah terlanjur keluar dari gawangnya.

Persebaya mencoba membalas gol Persib tersebut untuk menipiskan ketinggalan. Tapi, hingga akhir pertandingan, mereka gagal menembus gawang Kevin Mendoza. (*)


Editor : Zulfirman