Ciptakan Sejarah, Viking Siapkan Koreografi Termahal di Laga Persib Bandung vs Persija

Viking Persib Club atau PVC akan menyajikan koreografi termahal sepanjang sejarah saat pertandingan Persib Bandung vs Persija di Stadion GBLA 11 Januari nanti

Ciptakan Sejarah, Viking Siapkan Koreografi Termahal di Laga Persib Bandung vs Persija
Ketua Viking Persib Club Tobias Ginanjar Sayyidina

INILAHKORAN.ID - Tak hanya duel sengit di lapangan, laga Persib Bandung vs Persija Jakarta juga akan diramaikan oleh aksi spektakuler dari tribun penonton. Viking Persib Club memastikan koreografi istimewa telah disiapkan untuk mendukung Maung Bandung.

Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, memastikan fokus utama Viking tetap mendukung Persib secara positif dan bertanggung jawab.

“Insyaallah kita akan fokus support tim, tanpa melakukan hal-hal yang dapat merugikan persib. Kita sudah menyiapkan persembahan terbaik. Nanti hari Minggu akan ada koreo (koreografi) yang secara sejarah termahal yang pernah dibuat oleh Viking," katanya, Kamis 8 Januari 2026.

Tobias mengajak Bobotoh untuk menantikan kejutan yang akan tersaji di stadion.

“Jadi hari Minggu, ditunggu saja kejutannya. Mudah-mudahan koreonya lancar, berhasil. Semata-mata demi untuk memberikan support terbaik buat persib bandung," katanya.

Tak hanya Viking, komunitas suporter lain di beberapa tribun juga akan ambil bagian dalam memeriahkan pertandingan.

“Tidak dong. Intinya, di beberapa tribun dari komunitas lain juga, saya sudah komunikasi, mereka juga menyiapkan koreo juga. Jadi pertandingan nanti akan menarik," ujar dia.

“Di pertandingan dan juga di supporter pun akan memberikan persembahan yang terbaik," sambungnya.

Terkait tema koreo, Tobias menyebut tujuannya adalah memberi tekanan mental kepada lawan, tanpa melanggar batas sportivitas.

“Temanya untuk menjatuhkan mental lawan.”
Ia juga mengingatkan agar yel-yel yang dinyanyikan Bobotoh tetap bersih dari unsur rasisme dan ujaran kebencian," kata dia.

Di tengah tingginya animo, Tobias meminta Bobotoh yang tidak memiliki tiket untuk tidak memaksakan diri datang ke stadion.

“Imbaunya kepada teman-teman, saya tahu animonya sangat besar. Sampai saat ini juga sudah habis tiket, masih banyak yang nanya tiket. Tapi mohon pengertiannya, karena yang kita jaga adalah nama baik persib, yang kita jaga adalah faktor-faktor non teknis, jangan sampai persib dihukum. Jadi jangan memaksakan ke stadion. Tadi disampaikan bahwa di setiap kabupaten kota diupayakan akan ada nobar, penuhi titik-titik nobar yang ada. Di stadion yang datang hanya yang memiliki tingkat saja," katanya. 


Editor : Ahmad Sayuti