Grup Bubar dan Artis Pergi dari Agensi, Saham RBW Anjlok hingga Mendekati Rp21.885

Saham agensi RBW kini anjlok hingga Rp21.885 setelah grup-grupnya bubar dan artisnya meninggalkan perusahaan.

Grup Bubar dan Artis Pergi dari Agensi, Saham RBW Anjlok hingga Mendekati Rp21.885
Girl grup dan artis RBW.

INILAHKORAN, Bandung - agensi RBW Entertainment kini mengalami penurunan saham yang sangat anjlok hingga mengkhawatirkan 

agensi RBW Entertainment, yang dulunya dianggap sebagai kekuatan yang sedang naik daun di industri K-Pop, menghadapi kekhawatiran yang semakin meningkat karena harga sahamnya telah jatuh hingga hampir $1 (Rp16.795) setelah beberapa grup bubar dan artis hengkang dari perusahaan.

Meskipun industri K-Pop didominasi oleh agensi yang disebut "Empat Besar" yaitu SM Entertainment, JYP Entertainment, HYBE, dan YG Entertainment, beberapa perusahaan menengah juga telah memberikan dampak yang kuat, RBW adalah salah satunya. 

Didirikan pada Maret 2015 melalui penggabungan WA Entertainment dan Rainbow Bridge Agency, perusahaan ini mendapatkan pengakuan awal setelah mendebutkan MAMAMOO.

Selama bertahun-tahun, RBW memperluas jajaran artisnya dengan mendebutkan artis-artis seperti Vromance, ONEUS, dan Onewe, dan kemudian berkembang melalui akuisisi. 

Pada tahun 2021, RBW mengakuisisi WM Entertainment, membawa grup-grup seperti B1A4 dan Oh My Girl di bawah naungannya. 

Tahun berikutnya, DSP Media menjadi anak perusahaan, menambahkan artis-artis seperti KARD dan boy grup Mirae.

Namun, jajaran artis agensi tersebut terus menyusut dalam beberapa tahun terakhir. ONEUS baru-baru ini meninggalkan perusahaan, sementara Purple Kiss, Mirae, dan Vromance telah bubar

Anak perusahaan juga mengalami kepergian yang signifikan, termasuk B1A4 dan solois Lee Chaeyeon.

Meskipun aktivitas grup MAMAMOO dan Oh My Girl berlanjut di bawah naungan RBW, beberapa member telah menandatangani kontrak dengan agensi berbeda untuk aktivitas individu, yang mencerminkan pergeseran dalam struktur dan pengaruh perusahaan.

Kinerja keuangan RBW mencerminkan perubahan ini. Setelah memulai debutnya di pasar saham pada tahun 2021 dengan harga sekitar ₩12.800 KRW (sekitar $8,84 USD atau Rp148.220), harga saham perusahaan turun menjadi ₩1.890 KRW (sekitar $1,31 USD atau Rp21.885) pada tanggal 7 Januari 2026.

Penurunan tajam ini telah memicu diskusi di kalangan penggemar dan investor. Sebuah video dari kreator TikTok populer @DizZyPop menarik perhatian luas, dengan netizen mempertanyakan apakah RBW dapat pulih di tengah kerugian dan restrukturisasi yang berkelanjutan.

Saat ini, MAMAMOO dan ONF masih memiliki kegiatan yang dijadwalkan, tetapi sentimen publik tetap beragam karena ketidakpastian menyelimuti masa depan jangka panjang RBW di pasar K-Pop yang semakin kompetitif.***


Editor : Irma Nurfajri