Dada Rosada : Manusia Hidup di Dunia Hanya Sementara

Ketua Yayasan Ikhlas Rahayu Cijerokaso Kota Bandung Ustaz Dada Rosada menyebutkan kehidupan yang dinikmati umat manusia hanyalah sementara

Dada Rosada : Manusia Hidup di Dunia Hanya Sementara
Ustaz Dada Rosada saat kegiatan Religious Discussion Jilid II yang dilaksanakan via Zoom Cloud Meeting, yang digelar mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum (PKnH) Universitas Pasundan (Unpas)

INILAHKORAN, Bandung - Ketua Yayasan Ikhlas Rahayu Cijerokaso Kota Bandung Ustaz Dada Rosada menyampaikan, kehidupan yang dinikmati oleh umat manusia hanyalah kehidupan sementara.

Walaupun hanya kehidupan sementara, Ustaz Dada Rosada mengingatkan agar umat manusia tidak boleh menganggap remeh hal seperti ini.

Selain itu, Dada Rosada meyakinkan umat agar meningkatkan daya kritis dan spiritual semua orang khususnya umat muslim dalam menanggapi arti dari sebuah kehidupan, bagaimana cara setiap orang menjalani kehidupan yang benar sesuai dengan yang ada di dalam kitab suci Alquran, serta mendekatkan diri kepada sang maha pencipta alam semesta.

Baca Juga: Bagus Nirwanto Pede Timnya Bisa Mengalahkan Persib Bandung

"Karena arti dari sebuah kehidupan merupakan suatu yang berkesinambungan dengan sang maha pencipta yaitu Allah SWT," ujar Ustaz Dada Rosada, dalam kegiatan Religious Discussion Jilid II yang dilaksanakan via Zoom Cloud Meeting, yang digelar mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum (PKnH) Universitas Pasundan (Unpas), serta diikuti pengajar atau guru-guru sekolah, Majelis taklim dari berbagai daerah, Kamis 10 Februari 2022.

Dia menambahkan, tujuan dari kegiatan Religious Discussion ini, agar muslim hendaknya memahami akan hakikat kehidupan yang benar dan kematian itu bukanlah akhir segalanya, bahkan merupakan awal dari kehidupan yang sesungguhnya.

"Untuk itu umat muslim wajib berusaha memahami dan mengamalkan apa yang terkandung di dalam agama Islam, sehingga tidak tersesat dalam menjalani kehidupan," ucapnya.

Baca Juga: Perumpaan Umat Muslim Seperti Lebah, Ustadz Khalid Basalamah Jelaskan Alasannya!

Menurut dia, hal ini sangat penting untuk diselenggarakan, khususnya untuk umat muslim. Sebab, setiap orang hidup, pasti memiliki tujuan akhir.

"Manusia bisa dikatakan bermoral baik, apabila hidupnya dijuruskan ke arah tujuan akhirnya," katanya.

Selain itu, Ketua Umum HIMA PKnH Unpas Amanda Navira menambahkan, kegiatan ini sangat menginspirasi kepada seluruh mahasiswa, utamanya dan masyarakat lain.

Baca Juga: Imron Sebut Kemenag 'Payung Teduh' Bagi Umat Beragama

Peserta dalam mengikuti kegiatan ini sangat antusias, dikarenakan penyampaian atau pembawaan yang dibawakan oleh narasumber sangat mudah dipahami oleh peserta, serta menimbulkan rasa keingintahuan yang mendalam.

"Alhamdulillah peserta Religious Discussion Jilid II semakin semangat dalam menanggapi dan semangat dalam berdiskusi," imbuh Amanda Navira.

Dia berharap, kedepan bisa memberikan kebermanfaatan untuk banyak orang karena "khoirunnas anfauhum linnas" yang artinya sebaik-baiknya manusia ialah yang memberikan kebermanfaatan untuk orang lain.

Baca Juga: Pembina Vihara Sebut Oded Berikan Kenyamanan Antar Umat Beragama

"Harapan dalam kegiatan Religious Discussion yang menjadi inti utama dari adalah, senantiasa memberikan momentum atau ruang untuk semua orang berdiskusi, menyampaikan gagasan dan solusi-solusinya agar umat manusia khususnya umat beragama Islam lebih mencintai agamanya, meningkatkan ketaqwaan serta keimanannya agar selalu berbuat kebaikan dan meninggalkan hal yang mengarah kepada keburukan," pungkasnya. (Okky Adiana)

 


Editor : inilahkoran