Dadang Supriatna Imbau Masyarakat Gelar Salat Gaib untuk Korban Longsor Arjasari

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan Surat Edaran tentang Imbauan Pelaksanaan Salat Gaib untuk korban bencana alam di wilayah Kabupaten Bandung Jawa Barat, Provinsi Aceh Sumbar dan Sumut, Jumat 12 Desember 2025.

Dadang Supriatna Imbau Masyarakat Gelar Salat Gaib untuk Korban Longsor Arjasari
Imbauan itu diedarkan sehubungan dengan terjadinya bencana alam longsor di Kecamatan Arjasari pada 4 Desember 2025, yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan yang luas. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan Surat Edaran tentang Imbauan Pelaksanaan salat gaib untuk korban bencana alam di wilayah Kabupaten Bandung Jawa Barat, Provinsi Aceh Sumbar dan Sumut, Jumat 12 Desember 2025.

Imbauan itu diedarkan sehubungan dengan terjadinya bencana alam longsor di Kecamatan Arjasari pada 4 Desember 2025, yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan yang luas.

"Maka sebagai bentuk empati dan kepedulian kita terhadap para korban, Pemkab Bandung mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk melaksanakan salat gaib, bagi korban longsor tersebut khususnya dan bencana alam di wilayah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Ace, Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Sumatera Utara," demikian isi SE tersebut.

Dadang Supriatna mendoakan almarhum/almarhumah agar Allah SWT melimpahkan ampunan atas segala dosa dan menerima amal baik para korban meninggal, serta memberikan ketabahan dan kesabaran juga kesehatan bagi korban yang selamat.

Dadang menginstruksikan kepada para camat, kepala desa/lurah, serta pimpinan lembaga/instansi di wilayah Kabupaten Bandung agar berkordinasi dengan tokoh agama dan pengurus masjid setempat. Selain itu juga mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam pelaksanaan salat gaib tersebut. 

"Kegiatan ini sebagai bentuk doa dan dukungan moral bagi keluarga korban serta memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat, agar terhindari dari bencana di kemudian hari,"ujarnya.

Dadang Supriatna bersama dengan Basarnas Bandung didampingi BPBD Kabupaten Bandung juga secara resmi menghentikan pencarian tiga korban yang tertimbun material longsor di Kampung Condong RT 06-07/RW 09 Desa Wargaluyu Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Kamis 11 Desember 2025 sore kemarin.

Tetapi para relawan dalam tiga hari ke depan akan berusaha untuk melakukan pencarian ketiga korban longsor yang masih tertimbun dan belum ditemukan. 

Sebelumnya, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, Basarnas, BPBD, serta komponen masyarakat maupun para stakeholder telah berupaya melakukan pencarian terhadap tiga jasad korban longsor. 

Ketiga korban longsor itu yakni atas nama Aisyah (60), Citra (20), dan seorang pelajar Alfa (10). Mereka tertimpa longsor sebuah lereng dengan ketinggian 80 meter dan lebar 150 meter pada Jumat 5 Desember 2025 sore, setelah sebelumnya turun hujan deras di wilayah tersebut.


Editor : Doni Ramdhani