Damkar Evakuasi Sarang Tawon Jumbo di Sekretariat PWI KBB
Evakuasi sarang tawon tersebut merupakan satu dari ratusan penanganan terhadap keluhan masyarakat yang terganggu dengan hadirnya hewan penyengat tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Petugas Tim Rescue dari suku Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali mengevakuasi sarang tawon berukuran jumbo yang berada di belakang Sekretariat PWI KBB.
Evakuasi sarang tawon tersebut merupakan satu dari ratusan penanganan terhadap keluhan masyarakat yang terganggu dengan hadirnya hewan penyengat tersebut.
Sejak Januari hingga Mei 2023, Tim Rescue 01 Damkar KBB sudah melakukan penanganan terhadap 150 sarang tawon, ulat dan lainnya.
"Evakuasi keluhan masyarakat yang sering kami tangani itu didominasi sarang tawon dan ular," kata Danru Rescue 01 Damkar KBB, Alfry Genyus kepada wartawan, Selasa 23 Mei 2023.
Menurutnya, penanganan evakuasi sarang tawon dan ular ini hampir rata ada di setiap Poswil Damkar di Bandung Barat.
"Hampir setiap malam kita tangani. Bahkan, bisa empat hingga enam lokasi setiap malam," tuturnya.
Alfry menjelaskan, Tim Rescue 01 Damkar KBB hanya berfokus terhadap penanganan gangguan, seperti sarang tawon, ular dan binatang liar lainnya.
"Risiko yang kami hadapi biasanya sengatan, gigitan hewan dan ketinggian," jelasnya.
Bahkan, tak menutup kemungkinan petugas bisa masuk rumah sakit saat melakukan penanganan terhadap lantaran sengatan hewan ini.
"Jenis tawon yang paling banyak ditangani di wilayah KBB ini biasanya Vespa Affinis," ujarnya.
Menurutnya, tawon jenis ini bakal berbahaya jika menyengat secara berkelompok, namun bila hanya satu atau dua tak akan berbahaya.
Menariknya, pada sengatan pertama, jenis tawon ini mengeluarkan senyawa yang bisa memicu tawon lain untuk ikut menyerang.
"Efek sengatnya dari tawon bisa bengkak, diare, mual, demam hingga sesak nafas. Bahkan, tak jarang ada yang sampai meninggal dunia," bebernya.
Oleh karenanya, lanjut dia, ada standar operasional prosedur (SOP) khusus untuk penanganan sarang tawon ini, yakni evakuasi dilakukan pada malam hari.
Kecuali, memang kondisi sarang tawon sudah rusak dan membahayakan masyarakat, maka Tim Rescue 01 langsung mengambil tindakan.
"Jadi, kalau ada komplain dari masyarakat kenapa menghubungi pagi, tindakan evakuasi sarang tawonnya malam karena malam merupakan waktu yang ideal untuk melakukan tindakan," terangnya.
"Selain penanganan bisa masif, keamanan masyarakat dari risiko sengatan tawon bisa dijaga," tegasnya.
Alfry menambahkan, bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk penanganan, seperti evakuasi sarang tawon bisa menghubungi hotline Damkar KBB di 113.
"Nanti akan direspons dan diarahkan ke Poswil Damkar KBB terdekat," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

