Dapat Satya Lancana Kesejahteraan Sosial dari Wapres RI, Haryono Mengaku Tidak Sakit-sakitan karena Lakukan Donor Darah Sukarela

Haryono menjadi salah seorang dari enam orang warga Bogor yang akan mendapatkan Satya Lancana Kebaktian Sosial (SLKS) dari Wakil  Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin.

Dapat Satya Lancana Kesejahteraan Sosial dari Wapres RI, Haryono Mengaku Tidak Sakit-sakitan karena Lakukan Donor Darah Sukarela

INILAHKORAN, Bogor - Haryono menjadi salah seorang dari enam orang warga Bogor yang akan mendapatkan Satya Lancana Kebaktian Sosial (SLKS) dari Wakil  Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin.

Sebelum diberikan penganugerahan di Hotel Sultan, Jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarta Pusat. Hari ini Haryono bersmaa 163 warga Jawa Barat dari daerah lainnya dikumpulkan oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Macmudin Triadi di Kota Bandung.

Haryono dan rekan-rekannya mendapatkan penganugerahan SLKS karena dalam periode 2019-2020, sudah melakukan donor darah sukarela minimal sebanyak 100 kali.

"Alhamdulillah, dalam periode 2019-2020, Abah (sapaan akrabnya) sudah melakukan donor darah sukarela minimal sebanyak 121 kali. Hingga termasuk orang yang mendapatkan penganugerahan SLKS," kata Haryono kepada wartawan, Minggu, 4 Agustus 2024.

Haryono menuturkan bahwa dirinya sudah melakukan secara rutin donor darah sukarela sejak Tahun 1994 lalu, ia mengaku banyak menerima manfaat dalam kegiatan sosialnya tersebut.

"Alhamdulilah Abah donor darah sukarela mulai tahun 1994,  waktu itu berat badan Abah 45 kg dan kerap sakit-sakitan, setelah aktif donor darah sukarela malah sehat terus hingga sekarang," tutur pria berusia 65 tahun tersebut.

Haryono menjelaskan tidak menyangka akan mendapatkan penganugerahan SLKS baik dari pemerintah pusat maupun Pemprov Jawa Barat. 

Karena dalam setiap kegiatan donor darahnya, ia selalu ikhlas atau sukarela demi bisa membantu sesama manusia yang sedang membutuhkan darah sehat.

"Semoga dengan darah sehat yang saya berikan, bisa membantu penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan orang yang sedang sakit," jelas Haryono. ***


Editor : Ahmad Sayuti