Ungkap Kasus Kematian Dua Kerangka di Tanimulya, Polisi Periksa 11 Saksi
Sebanyak 11 orang saksi telah diperiksa polisi untuk mengungkap penyebab kematian Iguh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel (24) yang telah ditemukan menjadi kerangka di Perumahan Tanimulya Indah RT 10/15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak 11 orang saksi telah diperiksa polisi untuk mengungkap penyebab kematian Iguh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel (24) yang telah ditemukan menjadi kerangka di Perumahan Tanimulya Indah RT 10/15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
"Untuk mengungkap penyebab kematian ibu dan anak yang ditemukan telah menjadi kerangka kami sudah memeriksa 11 orang saksi," kata Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto kepada wartawan.
Tri menyebut, saksi yang diperiksa antara lain Mudjoyo Tjandra yang diduga suaminya, nama-nama yang tertera di dinding, RT dan RW setempat, tetangga dan keluarganya.
Sampai saat ini, lanjut Tri, anggota Satreskrim Polres Cimahi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan kerangka ibu dan anak tersebut, termasuk menyelidiki tulisan yang ada pada dinding dan USB Drive.
"Dari bukti-bukti yang ada seperti tulisan baik itu dari tulisan tembok dan tulisan yang ada di buku sedang kita bandingkan apakah sama atau tidak," sebutnya.
Tri menyebut, berkaitan dengan temuan tersebut tentunya harus disampaikan secara komprehensif sampai ada hasil dari tim forensik untuk mengungkap penyebab kematian ibu dan anak itu meskipun sejauh ini sudah sedikit bisa disimpulkan.
"Tapi yang jelas yang paling utama adalah kita harus bisa menentukan bahwa kerangka jenazah tersebut merupakan ibu dan anak yang disangkakan," ujarnya.
"Jangan sampai nanti kita sudah menyampaikan ternyata bukan," ucapnya.
Atas hal tersebut, pihaknya meminta masyarakat untuk segera melapor ke aparat kepolisian jika mengetahui terkait hal-hal yang berkaitan dengan ibu dan anak itu.
"Yang jelas sampai saat ini kita membuka lebar bagi masyarakat luas yang mengetahui terkait dengan para yang diduga korban ini segera mengabarkan kepada kami supaya bisa mendapatkan pencerahan dalam kasus ini," kata Tri.
Seperti diketahui, kematian ibu dan anak yang bernama Iguh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24) tersebut hingga saat ini masih menjadi misteri lantaran penyebabnya belum diketahui.***
Editor : Ahmad Sayuti

