Dari Kacamata ke Bendera, Heri Raup Berkah HUT RI

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, pedagang bendera dan berbagai atribut kemerdekaan mulai bermunculan di sejumlah ruas jalan

Dari Kacamata ke Bendera, Heri Raup Berkah HUT RI
MUSIMAN: Penjual bendera musiman di Jalan HZ Mustofa, Heri saat menjajakan dagangannya, Rabu (22/7). Heri dan pedagang musiman lainnya berharap mendapatkan untung lebih besar jelang momen perayaan HUT RI.

Oleh: Nunung Nurohman

INILAH, Tasikmalaya-  Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, pedagang bendera dan berbagai atribut kemerdekaan mulai bermunculan di sejumlah ruas jalan di Kota Tasikmalaya.

Salah satunya berada di Jalan HZ Mustofa, yang sejak Juli 2026 telah dipenuhi aneka bendera, umbul-umbul, hingga aksesori bertema merah putih.

Salah seorang pedagang musiman, Heri (54), mengaku mulai beralih menjual bendera dan perlengkapan perayaan kemerdekaan sejak Juli.

Biasanya, ia berjualan kacamata dan mainan di lokasi tersebut, namun setiap menjelang 17 Agustus ia mengganti dagangannya dengan berbagai atribut HUT RI.

"Alhamdulillah sudah mulai ada yang beli. Dari kantor ada, sekolah-sekolah ada, dari Kota Tasikmalaya juga ada. Bahkan ada pembeli dari Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis," ujar Heri saat ditemui di lapaknya di Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Rabu (22/7).

Heri mengatakan, meski penjualan sudah mulai bergerak, omzet tahun ini masih sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, ia optimistis permintaan akan meningkat mendekati puncak perayaan 17 Agustus.

"Kalau dibanding tahun kemarin memang ada sedikit penurunan. Mungkin nanti menjelang 17 Agustus pembeli akan lebih ramai," katanya.

Beragam produk dijual di lapaknya, mulai dari bendera Merah Putih, umbul-umbul, kipas hias, latar dekorasi, hingga aksesori kendaraan bertema kemerdekaan.

Menariknya, sebagian besar produk tersebut merupakan hasil produksinya sendiri.

Heri mengaku telah berjualan di kawasan Jalan HZ Mustofa sejak 1987. Tradisi berjualan atribut kemerdekaan pun rutin ia lakukan setiap tahun sebagai upaya memanfaatkan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia berharap penjualan tahun ini semakin meningkat seiring mendekatnya HUT RI, sehingga mampu memberikan tambahan penghasilan bagi para pedagang musiman.

"Semoga penjualannya lebih laris dari tahun-tahun sebelumnya. Semoga para pedagang musiman lainnya juga bisa mendapatkan untung dari momentum ini," pungkas Heri. (nunung nurohman)


Editor : Inilahkoran