Dari Pelatihan, Lahir Pemimpin Perubahan
PRESTASI ASN Kota Bogor kembali mencuri perhatian. Dua pejabat daerah mencatat capaian dalam ajang kepemimpinan tingkat nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Prestasi kembali datang dari jajaran Pemerintah Kota Bogor. Bukan sekadar penghargaan, capaian dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II menjadi gambaran upaya membangun aparatur yang memiliki kapasitas, inovasi, dan kemampuan menghadirkan perubahan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraena berhasil meraih predikat Prestasi Istimewa Peringkat Satu dalam PKN Tingkat II Angkatan III yang digelar di Kampus ASN Corporate University, Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Capaian tersebut menjadi pengakuan atas kinerja dan proses pembelajaran kepemimpinan strategis yang dijalani Erna bersama para peserta lain dari berbagai instansi pemerintahan di tingkat pusat maupun daerah.
Tidak hanya Erna, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor Lia Kania Dewi juga mencatat prestasi dengan masuk dalam 14 besar peserta berpredikat Sangat Memuaskan dari total 60 peserta.
Keberhasilan dua pejabat Pemkot Bogor itu mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kualitas ASN Kota Bogor mampu bersaing dalam ajang pengembangan kepemimpinan tingkat nasional.
“Ya, tentunya prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Pemkot Bogor. Ini menunjukkan bahwa ASN Kota Bogor memiliki kapasitas dan kemampuan yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Denny, Kamis (16/7).
Bagi Denny, prestasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai pencapaian individu. Ilmu, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama pelatihan harus menjadi modal untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan melahirkan program yang berdampak bagi masyarakat.
“Harapannya, capaian ini tidak berhenti sebagai prestasi pribadi, tetapi menjadi energi baru untuk terus menghadirkan perubahan dan inovasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
PKN Tingkat II sendiri merupakan program pengembangan kompetensi bagi pejabat pimpinan tinggi pratama. Pelatihan ini dirancang untuk membentuk pemimpin perubahan yang mampu menyusun sekaligus menjalankan kebijakan strategis di lingkungan pemerintahan.
(rizki mauludi/gin)
Editor : Inilahkoran

