Dari Tiga RSUD Milik Pemda KBB, Arsan Latif Sebut Bangunan RSUD Lembang Paling Parah
Kondisi bangunan RSUD Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sudah tak layak digunakan menuai keprihatinan Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - kondisi bangunan RSUD Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sudah tak layak digunakan menuai keprihatinan Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif.
Arsan mengaku miris melihat kondisi bangunan RSUD Lembang yang terus mengalami retakan dan mengalami pergeseran bangunan.
"Kondisi ini tentunya dapat mengancam keselamatan para pegawai dan pasien kapan saja," kata Arsan kepada wartawan.
Arsan mengakui, dari tiga RSUD yang dimiliki Pemda KBB, RSUD Lembang menjadi rumah sakit dengan kualitas bangunan paling parah.
"Jujur saya merasa sangat miris melihat kondisi RSUD Lembang yang seperti ini. Padahal tingkat kunjungannya merupakan paling tinggi dibanding RSUD lain," ungkapnya.
"Dan ini sangat mengancam jiwa para pegawai dan pasien," sambungnya.
Melihat kondisi tersebut, Arsan pun mengintruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB untuk memberikan saran dan rekomendasi terbaik sebagai solusi mengentaskan permasalahan di RSUD Lembang.
"Termasuk, tembok penahan tanah (TPT) di belakang RSUD Lembang yang ambruk usai hujan deras pada Senin 4 Desember 2023 yang mengakibatkan kian melebarnya retakan dinding di beberapa titik yang membuat bangunan miring hingga 12 derajat," paparnya.
Arsan menyebut, kesehatan merupakan salah satu pelayanan dasar bagi masyarakat dan dirinya bertekad untuk menyelesaikan permasalahan ini secepatnya.
"Ini merupakan salah satu pelayanan dasar masyarakat. Dan sudah jadi kewajiban saya sebagai Pj. Bupati untuk segera menyelesaikan apapun alasannya," tegasnya.
Lebih lanjut Arsan menuturkan, Lembang merupakan salah satu tujuan wisata dengan populasi penduduk paling tinggi di Kabupaten Bandung Barat.
Oleh karena itu, jangan sampai buruknya kualitas bangunan RSUD Lembang menimbulkan permasalahan lebih lanjut yang dapat mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
"Jangan sampai masyarakat saya yang menjadi korban dari permasalahan ini," tuturnya.
"Saya perintahkan Dinas PUTR dan Dinas Kesehatan untuk memberikan solusi terbaik secepatnya. Karena, terus terang saya sangat miris melihat kondisi ini," tegasnya.
Ditengah kondisi bangunan yang terus mengancam, Arsan mengapresiasi seluruh jajaran manajemen dan para petugas medis di RSUD Lembang.
"Saya salut kepada jajaran manajemen dan para petugas medis RSUD Lembang yang masih bertahan memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

