Daya Beli Masyarakat Menurun, Ketua Kadin Kabupaten Bogor Bilang Ini Solusinya...
Walaupun tidak terjadi kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus (inflasi), Kadin Kabupaten Bogor menilai saat ini daya beli masyarakat Kabupaten Bogor diakui menurun dibandingkan masa sebelumnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Walaupun tidak terjadi kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus (inflasi), Kadin Kabupaten Bogor menilai saat ini daya beli masyarakat Kabupaten Bogor diakui menurun dibandingkan masa sebelumnya.
Ketua Kadin Kabupaten Bogor Shinta Dec Checawaty mengatakan, turunnya daya beli masyarakat itu diakibatkan beberapa sebab.
"Turunnya daya beli masyarakat Kabupaten Bogor karena banyaknya badai PHK (pemutusan hubungan kerja), banyaknnya industri yang tutup, kenaikan pajak dan kenaikan nilai mata uang yang tidak menentu atau fluktuatif," kata Shinta kepada wartawan, Senin 21 Oktober 2024.
Shinta menuturkan, turunnya daya beli masyarakat harus disikapi dengan tepat agar tidak terjadi masalah yang berlarut-larut.
"Persoalam pengangguran bisa diatasi denngan menyediakan rumah-rumah vokasi, dan menciptakan SDM (sumber daya manusia) yang unggul dan tersertifikasi, sehingga tidak harus fokus di satu konsep pekerjaan," tuturnya.
Lalu, pemerintah ia harapkan bisa menciptakan atau menjaga iklim investasi yang baik, agar perusahaan-perusahaan bisa tumbuh berkembang dengan baik.
"Pemerintah harus bisa menghilangkan birokrasi yang berbelit-belit hingga daerah ramah terhadap para investor, dengan iklim usaha yang baik, maka perusahaan-perusahaan terutama yang padat karya dan padat modal bisa tumbuh dan berkembang secara baik hingga bisa banyak menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat Bumi Tegar Beriman," harapnya.
Khusus di Kabupaten Bogor yang kaya akan keindahan alamnya baik itu di wilayah selatan, timur maupun barat, Pemkab Bogor juga harus bisa menjaga dan meningkatkan industri pariwisata.
"Objek wisata alam, objek wisata buatan, hotel, restoran, desa wisata dan masyarakat kelompok sadar wisata harus bisa menjamu wisatawan secara baik, hingga mereka secara langsung atau tidaj langsung mempromosikan Kabupaten Bogod ke sanak saudaranya. Kita tentu berharap, Kabupaten Bogor kembali menjadi destinasi wisata nasional," tukas Shinta.
Editor : Doni Ramdhani

