Dedi Bantu Pemulihan Korban Kebakaran dan Minta Pendakian Gunung Ditutup Sementara

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menyusul meningkatnya kejadian kebakaran di sejumlah daerah di Jabar.

Dedi Bantu Pemulihan Korban Kebakaran dan Minta Pendakian Gunung Ditutup Sementara
Dedi Mujlyadi menegaskan Pemprov Jabar akan turun langsung membantu proses pemulihan, khususnya bagi warga dan lembaga pendidikan keagamaan yang terdampak kebakaran. (net)

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menyusul meningkatnya kejadian kebakaran di sejumlah daerah di Jabar selama musim kemarau.

Dedi mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir kebakaran terjadi di berbagai lokasi, mulai dari rumah warga, pondok pesantren, hingga tempat pembuangan sampah. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemprov Jabar untuk segera melakukan penanganan dan membantu masyarakat terdampak.

"Saya sampaikan rasa duka ya, terjadi berbagai kebakaran di berbagai daerah di Jawa Barat. Ada saya lihat tayangannya di Tasik, ada pondok pesantren yang terbakar, ada rumah yang terbakar. Kemudian saya juga melihat tayangan ada tempat pembuangan sampah yang terbakar," ujar Dedi dikutip dari akun media sosialnya, Senin (31/8/2026).

Menurut Dedi, Pemprov Jabar akan turun langsung membantu proses pemulihan, khususnya bagi warga dan lembaga pendidikan keagamaan yang terdampak kebakaran. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban korban.

"Terhadap warga yang mengalami kebakaran atau pesantren yang mengalami kebakaran, Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera turun tangan untuk membantu meringankan beban warga, pimpinan pondok pesantren yang kebakaran dengan ikut bersama-sama membangun kembali rumah, membangun kembali pesantren," katanya.

Selain memberikan bantuan kepada korban, Dedi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran selama kondisi cuaca masih kering.

Salah satu langkah antisipasi yang diminta adalah penutupan sementara kawasan pendakian gunung. Kebijakan itu dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan yang dapat dipicu oleh kelalaian pendaki.

"Saya sampaikan kepada semuanya mohon berhati-hati, termasuk di areal-areal pendakian gunung untuk sementara agar ditutup dulu. Karena khawatir para pendaki nanti menyalakan api, membuang puntung rokok yang menimbulkan kebakaran," ucapnya.

Dedi berharap, musim kemarau segera berakhir dan Jawa Barat kembali memasuki musim hujan sehingga risiko kebakaran dapat ditekan. Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan.

"Semoga kemarau cepat berlalu dan musim hujan segera tiba. Saya ucapkan terima kasih," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani