Diduga Sakit, Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan Padalarang
Warga Kampung Sudimampir, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial R (27).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Warga Kampung Sudimampir, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial R (27) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan tempatnya tinggal, Minggu (30/8/2026) siang.
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB di rumah kontrakan yang berada di lingkungan RT03/01, Desa Padalarang.
Peristiwa yang viral di media sosial itu sempat menimbulkan keresahan di kalangan warga, meski begitu dari pemeriksaan awal di lokasi menemukan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga diduga kuat korban meninggal dunia akibat kondisi sakit yang dialaminya sebelumnya.
Kronologi penemuan bermula dari rasa curiga warga yang tidak melihat korban keluar rumah sejak pagi hari, padahal diketahui sebelumnya korban sedang sakit.
Seorang warga, yakni tetangga yang hendak memberikan makanan kemudian mengetuk pintu berkali-kali namun tidak mendapat respons.
Warga pun akhirnya memanggil pengurus lingkungan dan warga lain untuk mengecek kondisi di dalam rumah kontrakan. Di sana, korban sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Korban diketahui bukan warga asli setempat, namun berasal dari Sumedang dan baru menempati rumah kontrakan tersebut beberapa bulan terakhir, serta diketahui memiliki kerabat di sekitar lokasi.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Padalarang, Ivan menjelaskan, korban terakhir kali terlihat oleh warga pada Sabtu malam, saat ia sempat keluar rumah untuk membeli obat di warung atau apotek yang tidak jauh dari lokasi.
"Korban bukan warga sini. R menempati rumah temannya yang asli warga sini (Sudimampir), baru beberapa bulan disini. Aslinya korban warga Sumedang kalau tidak salah, di sini ada saudaranya," kata Ivan, Senin (31/8/2026).
Tak cuma itu, di dalam rumah kontrakan juga ditemukan sejumlah obat-obatan, yang memperkuat dugaan bahwa korban memang sedang sakit sejak beberapa waktu sebelumnya.
"Awalnya ibu-ibu yang di samping rumahnya mau ngasih makan karena korban sakit sebelumnya. Pas diketuk pintu tak kunjung keluar juga, akhirnya memanggil warga lain untuk mengecek kondisi di dalam rumah kontrakan," jelasnya.
Setelah penemuan tersebut, warga bersama pengurus RT dan RW segera melaporkan ke pihak berwenang. Tim Inafis Polres Cimahi beserta jajaran Polsek Padalarang dan Babinsa kemudian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.
"Pengurus karang taruna unit RW01 yang juga warga disini pas malam Minggu itu melihat korban sempat keluar beli obat ke apotek. Pas dapat kabar tadi korban meninggal dunia, kaget juga saya dapet kabar dari pak RW, Innalillahi. Dilokasi juga tadi ditemukan obat obatan apotek, sepertinya korban sakit sudah lama," bebernya.
Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Keluarga pun menyepakati untuk tidak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan, sebelum jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sodong, Padalarang.
"Tim Inafis Polres Cimahi dan Polsek Padalarang, Babinsa perangkat desa sudah di lokasi. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah R selanjutnya dilakukan pemulasaraan sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sodong, Padalarang. Langsung dimakamkan oleh keluarga di TPU terdekat," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

