Dedi Mulyadi Dorong Pemkab Subang Bangun Satu Rumah Sakit Anyar

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mendorong Pemerintahan Kabupaten Subang untuk membangun satu rumah sakt baru.

Dedi Mulyadi Dorong Pemkab Subang Bangun Satu Rumah Sakit Anyar
Ini dikatakan Dedi, usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-80 secara daring di Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat 15 Agustus 2025. (yuliantono)
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mendorong Pemerintahan Kabupaten Subang untuk membangun satu rumah sakt baru.
Ini dikatakan Dedi, usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-80 secara daring di Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat 15 Agustus 2025.
Dedi mengatakan, salah satu masalah di Subang memang mengenai kemampuan penyediaan layanan kesehatan. Lantaran rumah sakit daerah kurang optimal dan rumah sakit swasta jumlahnya terbatas.
Dampaknya, tidak sedikit masyarakat Subang justru berobat ke daerah lain, salah satunya ke Purwakarta.
"Ke Purwakarta rumah sakitnya banyak, lebih dekat. Nah, kemudian yang saya sudah mendorong Bupati Subang untuk segera membangun rumah sakit di utara," ujar Dedi.
"rumah sakit Subang, saya minta sih bupatinya bangun di utara. Kan dengan kecukupan APBD yang dimiliki," imbuhnya.
Selain itu, Pemprov Jabar kata dia juga akan membangun rumah sakit di perbatasan antara Majalengka dan Subang. Tujuannya, supaya bisa mengakomodir dua wilayah tersebut.
"Nah, ini kan bagian dari meningkatkan layanan. Setelah itu, agar didorong juga unit Puskesmas, rawat inapnya harus diperkuat. Sehingga, kalau sakitnya masih sakit dalam tensi yang rendah, itu cukup dirawat di Puskesmas rawat inap, enggak usah ke rumah sakit," ucapnya.
Sisi lain, peningkatan kualitas hidup masyarakat kata dia harus ditingkatkan, supaya tidak mudah terserang penyakit.
"Kemdian sanitasi lingkungannya ditingkatkan. Itu kan menjadi hal mendasar, untuk membangun postur masyarakat yang sehat," tandasnya. 


Editor : Doni Ramdhani