Dedi Mulyadi Minta Disediakan Gedung Pertunjukan di Tiap Kecamatan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta agar disediakan gedung pertunjukan di tiap kecamatan se-Jabar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta agar disediakan gedung pertunjukan di tiap Kecamatan se-Jabar.
Rencana ini dilakukan, guna memfasilitasi kegiatan masyarakat sekaligus tempat kelulusan siswa-siswi sekolah.
Menurutnya, rencana gedung pertunjukan ini nantinya akan melibatkan langsung pemerintah kabupaten dan kota, di mana setiap Kecamatan harus menyiapkan sebuah tempat pertujukan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.
"Nanti misalnya anak-anak di setiap Kecamatan, rencana saya ke depan saya integrasi dengan para bupati wali kota, betul-betul membangun gedung pertunjukan," ujar Dedi, dikutip Rabu 16 April 2025.
Gedung pertunjukan setiap Kecamatan kata Dedi, bisa menjadi tempat alternatif bagi para siswa sekolah baik SD, SMP, SMA/SMK bisa dengan mudah mengadakan kegiatan kelulusan atau lainnya.
"Sehingga anak-anak kenaikan kelas, kelulusan, perpisahan yang sekarang out class atau misalnya healing atau studi tour gitu kan, atau apa namanya, dan kelulusan itu yang bikin kenangan-kenangan itu Gitu kan. Nah, itu nanti tersedia di setiap Kecamatan," ucapnya.
Sisi lain, Dedi juga berencana memaksimalkan pembangunan ruang kelas baru dan sekolah baru yang anggarannya bertambah dari Rp60 miliar kini menjadi Rp600 miliar. Sehingga, nantinya pembangunan sektor pendidikan tidak hanya fokus pada IT.
"Jadi sekolah negeri itu semua bangunnya dalam keadaan siap, kemudian ruang kelasnya tertata, dan satu kelas satu toilet," katanya.
Dengan anggaran yang besar dan fokus pada infrastruktur sekolah, Dedi mengungkapkan, pemerintah provinsi juga berencana membangun sekolah integrasi satu atap di mana mulai dari sekolah dasar hingga SMA akan ada di satu lokasi.
"Tapi kalau terintegrasi SD, SMP, SMA dalam satu atap bangunan kita bikin lantainya ke atas. Biasanya nanti nggak akan aneh kalau nanti ada sekolah yang sembilan lantai saya rencana begitu, baru selesai," pungkasnya.
Editor : JakaPermana

