Dedi Mulyadi Minta Dishub Jabar Identifikasi Titik Macet, Hadapi Arus Mudik Lebaran

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Dishub agar mengidentifikasi titik rawan kemacetan mudik Lebaran 2026

Dedi Mulyadi Minta Dishub Jabar Identifikasi Titik Macet, Hadapi Arus Mudik Lebaran
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta Dishub Jabar identifikasi titik rawan kemacetan arus mudik di Jabar.

INILAHKORAN.ID - Gubernur Dedi Mulyadi meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat segera melakukan identifikasi titik macet, guna menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Sejumlah titik rawan macet yang berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik maupun arus balik kata dia, harus segera diantisipasi.

“Saya ingetin ke Kepala Dishub Jabar. Kita sebentar lagi mudik, walaupun belum puasa. Muhammadiyah sudah selamat berpuasa. Daerah titik-titik yang menjadi titik rawan kemacetan, tukang ojek, tukang becak, andong, dan sejenisnya segera diidentifikasi,” ujar Dedi, Rabu 18 Februari 2026.

Dia mengatakan, pada momen arus mudik dan balik sebelumnya, titik macet terjadi di sejumlah daerah seperti Kabupaten Garut, Subang, Indramayu, Cirebon, Lembang Bandung Barat dan Puncak, Kabupaten Bogor.

Kala itu, disiasati dengan diistirahatkannya angkot, becak dan andong selama dua pekan agar tidak mengganggu proses mudik masyarakat, yang mana mereka mendapatkan kompensasi selama tidak beroperasi.

“Tapi mereka tetap di imahna nyangu (di rumahya memasak nasi) dan mereka tenang. Jadi, cutilah mereka 14 hari dan sehingga nanti kita bisa membuat orang bahagia,” ucapnya.

Untuk Lebaran tahun ini, Dedi sendiri belum menyatakan akan memberikan kompensasi seperti tahun lalu. Namun strategi ini besar kemungkinan dilakukan, karena sebelumnya juga pernah diimplementasikan meski oleh pemerintah kabupaten/kota. 


Editor : Ahmad Sayuti