Dedi Mulyadi Minta Mobil Dinas Jangan Dibawa Mudik
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta supaya ASN tidak membawa mobil dinas, kala melakukan mudik Lebaran 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta supaya ASN tidak membawa mobil dinas, kala melakukan mudik lebaran 2025.
Dedi meminta, kendaraan dinas yang ada dapat disimpan di kediaman masing-masing, tanpa harus dibawa ke kampung halaman.
"Disarankan tidak bawa mobil kendaraan dinas ke kampungnya. Tapi kendaraannya disimpan di rumah, itu yang pertama," ujar Dedi Mulyadi, Kamis 20 Maret 2025.
Para ASN lanjut dia, harus membawa kendaraan pribadi ketika akan mudik. Khususnya pejabat seperti kepala dinas, yang menurutnya tidak mungkin tak memiliki kendaraan pribadi.
"Tapi kalau tidak punya mobil pribadi, saya ada kalimat berikutnya, tidak mungkin juga kepala dinas tidak punya mobil pribadi," katanya.
Saat mobil dinas itu tidak digunakan kata Dedi, sebaiknya tidak diparkir di sembarang tempat yang dapat beresiko kehilangan.
"Ketika disimpan di rumahnya rawan enggak, karena banyak kejadian ketika lebaran kendaraan dinas tinggal di rumahnya, kendaraan dinasnya hilang," kata dia.
Dedi pun menyarankan agar mobil dinas selama mudik lebaran di parkiran pada tempat yang aman.
"Misalkan, disimpan di parkirnya di kantor Polres, di kantor Kodim, di kantor Kodam, di kantor Polda. Karena kalau di rumah takut tidak aman. Karena rumahnya, perumahannya sepi, semua orang mudik, mobilnya terparkir. Ini kejadian saya waktu jadi bupati dulu," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

