Dedie Apresiasi Bazar Ramadan di Pasar Gembrong, Sesuai Harapan Pemkot

Wali Kota Bogor mengapresiasi Bazar Ramadan di Pasar Gembrong Sukasari karena sesuai dengan harapan Pemkot

Dedie Apresiasi Bazar Ramadan di Pasar Gembrong, Sesuai Harapan Pemkot
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengunjungi Bazar Ramadan Pasar Gembrong, Minggu (22/2). (Rizki Mauludi/Inilahkoran)

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi kegiatan Bazar Ramadan yang digelar di Pasar Gembrong Sukasari.

"Iya, ini dari Perumda PPJ dan Koperasi Jasa Kita Bersama Sejahtera berinisiatif untuk menyelenggarakan bazar. Jadi ini yang diharapkan oleh Pemkot Bogor, bahwa tidak semua itu harus dimulai dari Pemda, tetapi juga koperasi bisa, masyarakat bisa," ungkap Dedie kepada wartawan, Minggu (22/2).

Menurutnya, kehadiran Bazar Ramadan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk datang ke pasar tradisional. Terlebih perkembangan Pasar Gembrong menunjukkan tren positif.

"Dengan adanya bazar ini orang akan lebih tertarik datang. Dan saya lihat sebetulnya pertumbuhan, perkembangannya Pasar Gembrong ini luar biasa. Tinggal nanti kami dorong terus, kami bersihkan terus Pasar Bogor dan Plaza Bogor, sehingga nanti semuanya konsentrasi berniaga itu ada di sini," terangnya.

Sementara itu, Dirut Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin mengatakan, bazar digelar untuk menyambut Ramadan sekaligus meramaikan pasar yang baru selesai direvitalisasi tersebut.

"Alhamdulillah dalam rangka menyambut Ramadan dan meramaikan Pasar Gembrong Sukasari ini yang baru selesai direvitalisasi, kami ajak seluruh pedagang untuk sama-sama menyambut bulan suci Ramadan dengan mengadakan Bazar Ramadan. Ini kerja sama Perumda Pasar Pakuan Jaya dengan koperasi pedagang Pasar Gembrong Sukasari," terang Jenal.

Jenal menjelaskan, bazar digelar selama tujuh hari ke depan dengan melibatkan sekitar 25 hingga 30 stan. Para pedagang diberi kesempatan berjualan di bagian depan pasar agar lebih terlihat oleh masyarakat.

"Konsepnya kami berikan kesempatan selama 7 hari ke depan untuk para pedagang berjualan di depan, sehingga terlihat dari jalan. Dengan begitu pengunjung akan lebih banyak datang ke Pasar Gembrong Sukasari," jelasnya.

Jenal menambahkan, bazar tersebut juga melibatkan pelaku UMKM dan organisasi perempuan pengusaha, yakni Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Produk yang dijual pun beragam, mulai dari pakaia, sepatu dan sandal, hingga makanan takjil untuk berbuka puasa.

"Ada sekitar 25 sampai 30 stand. Mudah-mudahan ini bisa menjadi awal yang baik dalam menyambut Ramadan dan meramaikan Pasar Sukasari. Harapan kami kegiatan seperti ini juga bisa dijalankan di pasar-pasar lain di Kota Bogor," terangnya.


Editor : Ahmad Sayuti