Dedie Imbau Warga Kenali Gejala Kebocoran Gas 3 Kilogram
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati dan mengenali tanda-tanda kebocoran gas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati dan mengenali tanda-tanda kebocoran gas.
Mengingat selama sepakan ini sudah ada dua peristiwa yang diakibatkan kebocoran gas 3 kilogram.
"Ya, jadi terbaru peristiwa kebocoran tabung gas yang mengakibatkan tewasnya seorang balita usia 16 bulan di Kampung Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, menjadi pelajaran bagi warga untuk lebih berhati-hati serta mengenali tanda-tanda kebocoran gas," ungkap Dedie kepada wartawan pada Jumat 06 Maret 2026.
Dedie menyampaikan, duka mendalam atas peristiwa di Tegallega, karena memakan korban jiwa balita. Diharapkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan tabung gas di rumah tangga.
"Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan," tutur Dedie.
Dedie menjelaskan, peristiwa di Tegallega mengakibatkan kebakaran pada 3 rumah kontrakan dan saat ini dua orang masih dirawat di RS PMI karena mengalami luka bakar 68 persen.
"Karena itu Pemkot Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang dan regulator, serta memastikan tidak ada bau gas yang menyengat di dalam rumah. Jika tercium bau gas, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi dan tidak menyalakan peralatan listrik untuk menghindari percikan api," jelasnya.
Dedie menegaskan, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan serta segera mengganti jika ditemukan kerusakan pada selang maupun regulator.
"Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali," tegasnya.
Untuk diketahui, diduga karena gas 3 kilogram meledak, tiga rumah kontrakan terbakar di Babakan Sirna RT 03/09, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis, 5 Maret 2026 malam. Akibatnya seorang balita 16 bulan meninggal dunia, dan 2 lainnya mengalami luka bakar serius. Tiga hari sebelumnya, diduga gas 3 kolilogram meledak di warung Soto Mie Bogor Jaya, Kampung Situ Asem RT 004/RW014, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal dan warung Soto Mie gorengterbakar pada Selasa 03 Maret 2026. Pemilik warung Soto Mie Wawan (58) mengalami luka bakar dibagian tangan.***
Editor : JakaPermana

