Delapan Bulan Mau Lunas, Motor Pekerja Wifi di Cirebon Raib dalam Sekejap
Nasib malang menimpa M Akhyana motor yang akan lunas dalam waktu delapan bulan harus raib karena digondol malng
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Delapan bulan lagi, sepeda motor itu seharusnya resmi menjadi milik M. Akhyana Da’i Nurdin. Namun nasib berkata lain. Kendaraan yang selama ini menjadi tumpuan hidupnya justru raib digondol maling dalam hitungan detik, saat ia hanya meninggalkan motor sebentar.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa kemarin di Perumahan Graha Roro Cantik, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Malam itu, Akhyana yang bekerja sebagai teknisi provider wifi baru saja memarkirkan motornya di depan rumah bosnya.
Seperti biasa kata dia, kunci setang sudah dipasang. Lalu dia naik ke lantai atas untuk menyimpan peralatan kerja dan beristirahat sejenak. Namun tidak lama berselang, terdengar suara mencurigakan terdengar dari arah luar rumah.
"Saya dengar samar samar seperti ada yang mengotak atik. Saya curiga dan langsung turun,” kata Akhyana saat ditemui, Rabu 21 Januari 2026.
Kecurigaannya benar. Saat sampai di bawah, motornya sudah dalam kondisi dibobol. Ia sempat berusaha mendekat dan menghentikan pelaku. Namun, segalanya terjadi terlalu cepat.
"Pas mau lompat, dia udah ngegas. Saya kejar sampai belakang, tapi ya kalah sama motor," ungkapnya.
Dari penglihatannya, pelaku berjumlah dua orang dan datang berboncengan menggunakan sepeda motor berwarna gelap. Satu orang turun mengeksekusi, sementara satu lainnya bersiaga di atas motor.
"Saya tidak sempat lihat plat nomornya. Mata saya minus,” katanya.
Yang membuat Akhyana semakin terpukul, motor tersebut bukan sekadar alat transportasi. Kendaraan itu adalah sumber nafkah, alat kerja, sekaligus penopang ekonomi keluarga. Selama 15 bulan terakhir, ia mencicil motor tersebut dari total kredit dua tahun.
"Sudah 15 bulan nyicil. Tinggal delapan bulan lagi lunas. Masih ada tanggungan, tapi motornya malah hilang," ucapnya.
Kejadian tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Korban juga telah mengurus pemblokiran STNK untuk mencegah penyalahgunaan.
Kapolsek Depok, AKP Endang, membenarkan adanya laporan pencurian sepeda motor di wilayah tersebut. Ia menyebut, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan rekaman CCTV.
"Dari rekaman CCTV terlihat jelas pelaku berjumlah dua orang. Aksinya sangat cepat, tidak sampai 15 detik sudah berhasil membawa motor," aku Kapolsek.
Menurutnya, meski sempat hampir diketahui korban dan warga sekitar, pelaku tetap berhasil kabur. Diduga, pelaku adalah spesialis curanmor, dengan modus hunting atau berburu sasaran. Mereka berkeliling mencari motor yang diparkir di luar, tidak dijaga, dan pemiliknya tidak terlihat.
"Setang motor sebaiknya diarahkan ke kanan, bukan ke kiri, karena itu bisa menyulitkan pelaku saat beraksi,” tukasnya. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti

