Dengan Pirografi, Pemuda Ciburayut Pegiat Ekonomi Kreatif Sambut KEK Lido
Walaupun belum beroperasi, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido, mulai disambut baik para pemuda dan pegiat ekonomi kreatif di Kecamatan Cigombong.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Walaupun belum beroperasi, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido, mulai disambut baik para pemuda dan pegiat ekonomi kreatif di Kecamatan Cigombong.
Belgi Al-Huda, pemuda asal Desa Ciburayut, selaku pegiat ekonomi kreatif pun mulai Tahun 2019 memproduksi pirografi atau seni lukis bakar diatas bahan baku kayu.
"Sejak Tahun 2019, saya sudah memproduksi lukis bakar menggunakan solder, diatas bahan baku kayu jati Belanda maupun kayu lainnya," kata Begi Al-Huda kepada wartawan, Senin, 28 Juli 2025.
Belgi Al-Huda menuturkan, seni lukis bakar juga ia 'tumpahkan' di kotak perhiasan, jam kayu, hiasan dindong, tas kayu, kotak tisu kayu, kotak korep api dan lainnya.
"Berkat gabung dan mengikuti pelatihan di Komite Kabupaten Bogor Ekonomi Kreatif (Kabekraf) Kabupaten Bogor, ketrampilan, kreatifitas dan pasar bertambah," tambahnya.
Mantan Ketua Forum UMKM Kecamatan Cigombong itu menerangkan sejak order terus berdatangan, ia pun menularkan ilmunya ke anak muda lain di Kecamatan Cigombong
"Dibantu Pemdes Ciburayut, Cigombong dan stafnya, saya sudah menularkan ketrampilan lukis bakar ke teman-teman, orderan lukis bakar pun kami kerjakan bareng-bareng," terangnya.
Belgi melanjutkan, bahwa kerajinan tangan seni lukis bakarnya sudah memiliki sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Semoga kedepan, Kecamatan Cigombong yang berbatasab langsung dengan Kabupaten Sukabumi punya produk unggulan dan toko pusat oleh-oleh di Lido," lanjutnya.
Editor : Doni Ramdhani

