INILAH, Bogor- Bima Arya Sugiarto menyerahkan salinan surat keputusan (SK) CPNS di bantaran Sungai Ciliwung. Tantangan ke depan ada di lapangan, bukan di balik meja.
Ratusan orang itu berkostum santai. Tak ada yang mengenakan baju dinas. Kostumnya cukup kaos dan celana sport. Mereka berkumpul santai di pinggiran kawasan Kebun Raya Bogor, di bantaran Sungai Ciliwung.
Padahal, itulah saat yang istimewa bagi mereka. Ratusan orang itu, tepatnya 234 orang, Selasa (26/3) itu menerima salinan SK pengangkatan sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Bima memilih mendatangi para calon PNS itu yang sedang menjalankan Orientasi Wawasan dan Tugas CPNS. Di sana, mereka menjalani kegiatan sejak Senin (25/3). Orientasi itu dipuncaki dengan penyerahan petikan SK.
Sebelum menerima SK, para calon PNS itu terlebih dulu memberikan abdinya untuk Kota Bogor. Mereka menanam pohon di bantaran sungai terbesar di Kota Hujan itu. Setiap CPNS menanam tiga bibit pohon di sekitar bantaran sungai.
Wali Kota Bima Arya mengatakan, para CPNS ini tidak sekedar menjalankan kewajibannya sebagai ASN, tetapi harus bisa melakukan inovasi dan kolaborasi dalam membangun kota ini. Salah satu format awalnya adalah menyelamatkan Ciliwung, menjalankan fungsi atas program besar di bidang lingkungan yang tengah digarap Pemkot Bogor.
“Saya memiliki alasan tersendiri melakukan penyerahan SK CPNS di bantaran Sungai Ciliwung. Para CPNS ini diharapkan kesadarannya bahwa ke depan tantangan lebih banyak di lapangan, bukan hanya di balik meja,” ungkap Bima.
Bima melanjutkan, dirinya juga mengajak para CPNS untuk lebih menjiwai pekerjaannya nanti. Salah satunya adalah segala persoalan itu diselesaikan di lapangan. Dengan begitu, CPNS memahami apa yang terjadi di dalam masyarakat, induk semangnya sendiri.
“Hal kedua, untuk memperkenalkan kepada mereka program-program prioritas Pemkot Bogor, salah satunya adalah naturalisasi Ciliwung ini,” tambahnya.
Bima menjelaskan, jumlah peserta yang mengikuti orientasi sebanyak 234 orang CPNS dari jumlah 244 formasi yang dibutuhkan. Formasi itu didominasi tenaga pendidikan sebanyak 135 orang, sisanya tenaga medis sebanyak 70 orang, tenaga teknis/administrasi dan lain-lain sebanyak 19 orang serta eks tenaga honorer kategori II sebanyak 10 orang.
“Sektor utama untuk pelayanan publik ada di bidang kesehatan dan bidang pendidikan karena berurusan langsung dengan warga. Saya berpesan kepada mereka untuk menjalani ini sebagai ibadah, dengan ikhlas, dan bekerja dengan hati,” pungkasnya.
Dari bantaran Sungai Ciliwung, sebanyak 234 CPNS itu mulai mengarungi asa sebagai abdi negara. Dari sana pula, Bima Arya menebar asa, agar CPNS yang baru menerima SK, adalah abdi negara yang bersungguh-sungguh mengabdi kepada masyarakat Kota Bogor.