Di Tengah Kepergian Heeseung, Ulasan Jujur Karyawan Agensi ENHYPEN Viral

Ulasan jujur karyawan Belift Lab terkait agensi ENHYPEN kembali viral di kalangan penggemar.

Di Tengah Kepergian Heeseung, Ulasan Jujur Karyawan Agensi ENHYPEN Viral
Ulasan karyawan Belift Lab viral usai Heeseung keluar dari ENHYPEN.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini ulasan mengenai agensi Belift Lab yanh debutkan ENHYPEN dari karyawannya sendiri kembali viral.

Di tengah kabar terbaru tentang kepergian Heeseung dari ENHYPEN, Belift Lab menghadapi kritik dari penggemar di seluruh dunia.

Para penggemar bahkan mengirimkan truk protes ke HYBE, menuntut agar Heeseung kembali ke grup tersebut.

Baru-baru ini, ulasan lama tentang Belift Lab dari seorang karyawan kembali muncul di internet.

"ulasan Satu Bintang (Perusahaan tanpa dasar). Posisi karyawan saat ini: dukungan manajemen/spesialis administrasi

Kelebihan: Gedung perusahaan ini bagus (gedungnya berbeda dengan HYBE). Area makan di dalam gedung itu bagus.

Kontra: Tidak ada dasar. Tidak ada seorang pun yang memahami industri hiburan.

Mereka menggunakan berbagai macam kata seperti sumber daya, tindak lanjut, pembaruan, dan bertindak seolah-olah sedang bekerja, tetapi tidak ada yang terjadi dalam kehidupan nyata, dan tidak ada yang tahu apa yang seharusnya mereka lakukan.

kekacauan total: Para penggemar sangat marah karena grup tersebut dipromosikan di bawah perusahaan yang dianggap 'tidak kompeten' seperti itu."

Melihat kembali ulasan tentang agensi ENHYPEN dari salah satu karyawan Belift Lab sendiri, membuat penggemar ikut berkomentar.

"Ya, kita bisa mengetahuinya dari banyaknya ketidakkompetenan dan kelalaian, terutama dari dua periode promosi terakhir."

"1.0/5.0 bikin aku kepanasan banget, perusahaan sialan itu, kamu benar-benar dibenci."

"Seharusnya kitalah yang menduduki posisi-posisi itu. Saya jamin, para insinyur perusahaan bisa berbuat lebih baik daripada hanya menonton kalian berputar-putar di sekitar hal yang sama berulang kali. 

Tingkat ketidakprofesionalan dari kalian para 'koleksi lama' sungguh mencengangkan. Senioritas itu omong kosong tanpa kredensial."

"Yang bagus hanyalah para seniman dan musiknya, yang lainnya 0," "Dan uang Enha digunakan untuk membayar gaji orang-orang ini?".***


Editor : Irma Nurfajri