Picu Kemarahan Penggemar, Produser EVAN Ketahuan Menjelek-jelekan ENHYPEN
Produser EVAN, Apro, ketahuan menjelek-jelekan grup ENHYPEN usai Heeseung keluar dari grup.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - EVAN mantan member ENHYPEN akhirnya resmi melakukan debut solo usai memilih keluar dari grup.
Baru-baru ini, EVAN yang sebelumnya bernama panggung Heeseung dari ENHYPEN, merilis single pertamanya setelah keluar dari ENHYPEN, berjudul 'Ride or Die'.
Reaksi yang muncul beragam, sebagian menyatakan terkejut dengan hasil awal penayangannya.
Penampilan pertamanya di acara musik juga menuai beberapa reaksi negatif yang berfokus pada penampilannya.
Baru-baru ini, sang idola terlibat dalam beberapa kritik yang ditujukan kepada salah satu teman dan produser yang diduga dekat dengannya.
Saat EVAN masih berada di ENHYPEN, grup tersebut merilis 'Knife' dan menyertakan 7 remix khusus member yang berbeda di album tersebut.
Seorang produser bernama Apro terlibat dalam mixing lagu ini, dan aspek produksi lainnya dari 'Ride or Die'.
Bagi para penggemar, dia juga dikenal sebagai teman EVAN dan seseorang yang sering berbagi spoiler.
Pada tanggal 25 Juni, Apro membagikan sebuah cerita Instagram dengan empat tanda hubung dan dua huruf yang ditempatkan di dua tanda hubung tengah.
Tampaknya itu dimaksudkan untuk mengeja EVAN, tetapi kehilangan EN, sesuatu yang berpotensi dianggap sebagai referensi ke ENHYPEN.
Apro kemudian menyukai sebuah cerita yang berfokus pada hilangnya EN, dan bertanya apakah itu termasuk spoiler.
Sebagian orang melihat ini sebagai "sindiran" terhadap ENHYPEN, yang ditulis dengan gaya EN-, dan melibatkan EVAN dengan asumsi bahwa dia akan bergabung dengan teman-temannya dalam tindakan menjelek-jelekkan mereka.
"Aku memang tidak pernah punya firasat baik tentang pria ini sejak awal. Pria dewasa bersikap sinis dan licik di Instagram, mana profesionalismemu, dasar pencari popularitas??"
"Aku ingin memberinya kesempatan untuk membuktikan diri tentang penghapusan EN dan pengisian bagian kosong seperti pada pembaruan merek, tetapi menggunakan Sopor Aeternus & Ensemble of Shadows, sebuah proyek yang menggunakan tema vampir dan persona vampir, itu sangat?? Kamu sudah hampir 40 tahun, kawan, dan melibatkan."
"Sepertinya kita semua sepakat bahwa hubungan mereka berakhir dengan buruk, mengingat orang-orang yang dulu disebut sebagai teman produser saat promosi debutnya saja kini malah menjelek-jelekkan ENHYPEN setelah enam tahun bekerja sama tapi ya, sepertinya Jungwon, Jake, Jay, Sunghoon, Sunoo, dan Ni-ki-lah yang merupakan orang jahatnya."***
Editor : Irma Nurfajri

