Diduga Korsleting Listrik, Gudang Pabrik di Cimareme KBB Ludes Dilalap si Jago Merah 

Sebuah bangunan gudang pabrik di Jalan Industri, Cimareme No.11, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dilalap si jago merah pada Rabu 29 November 2023.

Diduga Korsleting Listrik, Gudang Pabrik di Cimareme KBB Ludes Dilalap si Jago Merah 
Sebuah bangunan gudang pabrik di Jalan Industri, Cimareme No.11, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dilalap si jago merah pada Rabu 29 November 2023./Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Ngamprah - Sebuah bangunan Gudang Pabrik di Jalan Industri, Cimareme No.11, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dilalap Si Jago Merah pada Rabu 29 November 2023.

Untuk menjinakkan api, Dinas Pemadam Kebakaran KBB menerjunkan enam unit mobil pemadam kebakaran.

"Kebakaran itu terjadi di bagian Gudang Pabrik PT Ascott di Jalan Industri Cimareme sekitar pukul 10.29 WIB," kata Komandan regu (Danru) Damkar KBB, Tedi Rusmana kepada wartawan, Rabu 29 November 2023.

Tedi mengaku, petugas sempat mengalami kesulitan menuju lokasi kebakaran lantaran adanya aksi ribuan buruh yang akan melakukan unjuk rasa ke Gedung Sate Bandung.

"Usai mendap laporan, kami langsung ke TKP. Awalnya, satu unit mobil damkar kami turunkan dan menyusul mobil kedua dari Cililin dan bantuan dari damkar PT Royal," ujarnya.

"Kami sempat kesulitan masuk karena ada aksi demo buruh," ucapnya.

Tak hanya itu, sulitnya mendapatkan sumber air di lokasi kebakaran memaksa petugas harus kembali menerjunkan dua unit mobil damkar lainnya dari wilayah terdekat.

"Kami juga sulit mendapatkan sumber air, terpaksa kami terjunkan dua unit mobil damkar. Tapi, Alhamdulillah api berhasil dijinakkan dalam 1,5 jam," ungkapnya.

Tedi menuturkan, kebakaran tersebut diduga dari korsleting listrik di sebuah gudang penyimpanan barang bekas jenis kapas. Lantaran kapas itu benda mudah terbakar membuat api cepat merembet.

"Api diduga dari korsleting listrik yang menyambar tumpukan barang bekas kapas di gudang tersebut, karena bahan mudah terbakar jadi api cepat merembet," bebernya.

Meski begitu, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Kemudian, pihaknya melakukan proses pendinginan dan pendataan.

"Namun, untuk penyebab kebakaran pastinya masih dalam proses penyelidikan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut," ujarnya.

"Untuk kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sedangkan untuk sumber api masih dalam penyelidikan," imbuhnya.

Sementara itu, Sekuriti PT Ascott, Mumuh menduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Namun, pihaknya memastikan kondisi mesin produksi dalam keadaan mati.

"Dugaan sementara konsleting aliran listrik. Asal mula keluar asap putih dari mesin yang lagi off operasional," ucapnya.

Melihat kondisi itu, pihaknya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan perusahaan. 

"Beberapa menit kemudian api langsung membesar disebabkan banyaknya bahan muda terbakar seperti kapas sebagai bahan baku," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana