Dinamai Graha Tiyasa, MPP Segera Diujicoba

Mall Pelayanan Publik Kota Bogor menjalani serangkaian uji coba. Dua bulan lagi, dia akan jadi bagian untuk melayani warga Kota Hujan.

Dinamai Graha Tiyasa, MPP Segera Diujicoba
Mall Pelayanan Publik Kota Bogor yang dinamai Graha Tiyasa segera diuji coba. (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor- Mall Pelayanan Publik Kota Bogor menjalani serangkaian uji coba. Dua bulan lagi, dia akan jadi bagian untuk melayani warga Kota Hujan.

Waktu terus berjalan. Rencana peluncuran Mall Pelayanan Publik (MPP) di Lippo Plaza Keboen Raya, tinggal menghitung pekan. Juli 2019 mendatang, mal tersebut akan diluncurkan Pemerintah Kota Bogor.

Segala persiapan terus dilakukan. Sebelum diluncurkan, Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor akan melakukan serangkaian uji coba. Penjajalan itu dilakukan Rabu (15/5).

Nantinya, mal layanan publik itu menyuguhkan 145 layanan administrasi dari 13 lembaga. Dia merupakan MPP pertama di Jawa Barat. Saat peluncurannya MPP Kota Bogor akan diberi nama Graha Tiyasa yang berarti semua bisa.

“Pelayanan yang dari Pemkot Bogor ada 80, termasuk pelayanan e-KTP, pelayanan perizinan dan yang lainnya. Lalu, ada juga dari  Imigrasi, BPJS, Pajak, PDAM, Samsat, Bank BJB dan sebagainya,” ungkap Kepala DPMPTSP Kota Bogor Denny Mulyadi di Bogor, Jumat (10/5).

Denny menambahkan, saat ini proses pembangunan baru mencapai 10%. Termasuk pembangunan sistem integrasi beberapa pelayanan di Graha Tiyasa yang rencananya akan diujicobakan pada Rabu (15/5) mendatang. Selesai itu, saat ini pihaknya pun tengah menyeleksi 20 pelamar customer service yang hanya akan dipilih lima orang.

“Customer service ini diutamakan perempuan yang memiliki kemampuan berkomunikasi baik atau melayani. Dan kemarin telah dilakukan seleksi calon customer service,” tambahnya.

Denny melanjutkan, pada pembangunan Graha Tiyasa ini yang terpenting harus sesuai dengan Peraturan Kementerian PAN-RB nomor 23/2017 dengan tahapan-tahapan prosedurnya. Mulai dari konsultasi, penandatanganan kesepakatan, hingga layout.

“Kami juga dapat pesan wali kota untuk segera dan diawasi dalam proses pembangunan sesuai rencana agar masyarakat bisa memanfaatkan Graha Tiyasa. Apapun pelayanan harus diselesaikan dan bisa selesai di situ,” jelasnya.

Denny juga menegaskan, MPP Kota Bogor akan ada satu model baru yang berbeda dengan MPP di daerah lain. Pasalnya, akan berbasis online. Hal itu dilatarbelakangi oleh beberapa stakeholder di Kota Bogor yang telah melakukan pelayanan berbasis online. 

“Jadi beberapa stakeholder yang sudah berbasis online langsung difasilitasi Graha Tiasa MPP Kota Bogor. Jadi segala sesuatu serba mudah dan bisa,” pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Bsafaat