Dinas ESDM Jabar Bakal Terus Akselerasi PLTS Atap di Sekolah

Guna menuju energi bersih, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal terus mengakselerasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di sekolah.

Dinas ESDM Jabar Bakal Terus Akselerasi PLTS Atap di Sekolah
Guna menuju energi bersih, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal terus mengakselerasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di sekolah./Yuliantono

INILAHKORAN, Bandung - Guna menuju energi bersih, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal terus mengakselerasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di sekolah.

Setelah rampung menuntaskan PLTS atap di tujuh sekolah pada 2024 lalu, kini berencana menggeber tujuh PLTS atap di SMK negeri yang berada di tujuh wilayah Cabang Dinas ESDM.

Termasuk sudah membuat rencana membangun PLTS atap di pesantren dan SMA negeri, yang bakal dilakukan pada 2026 mendatang.

"In syaa Allah di 2025 di tujuh sekolah. DED (Detail Engineering Design) di pesantren untuk di eksekusi di tahun berikutnya," ujar Kepala Dinas ESDM Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih dalam acara Ngopi Bareng Media (Ngomedi) di Kantor ESDM Jabar, Kota Bandung, Kamis 23 Januari 2025.

Dia menyadari, implementasi PLTS atap masih terbilang sedikit, karena terbentur alokasi anggaran dari APBD Jabar.

Kendati demikian dia berharap, upaya perlahan ini dapat menjadi katalisator memassifkan PLTS atap di Jawa Barat. Tidak hanya di sekolah, tetapi juga institusi dan lembaga lainnya.

"Mudah-mudahan ini dapat menjadi trigger. Mudah-mudahan nanti pemerintah kabupaten/kota bisa membangun sendiri, untuk transisi energi," harapnya.

Termasuk berharap, ada bantuan dari swasta untuk pembangunan PLTS atap di sekolah-sekolah yang ada di Jawa Barat.

Pada pembangunan PLTS atap di tujuh sekolah tahun ini, antaranya di SMKN 1 Sukabumi, SMKN 1 Kemang, SMKN 1 Cikampek, SMKN 12 Bandung, SMKN 1 Katapang, SMKN 2 Banjar dan SMKN 3 Kuningan.

Sedangkan tujuh pesantren yang diproyeksikan dibangun PLTS atap pada 2026 mendatang antaranya, Pondok Pesantren Al-Ittihad, Al-Ashriyyah Nurul Iman, As-Safiyyah, As-Syifa, Al-Ittifaq, Manahjul Huda dan Assalafiyah.

Juga di 2026 turut dibuat DED untuk proyeksi pembangunan PLTS atap di SMK negeri, seperti SMKN 1 Cilaku Cianjur, SMKN 2 Depok, SMKN 1 Karawang, SMKN 2 Cimahi, SMKN 2 Garut, SMKN 4 Tasikmalaya dan SMKN 1 Majalengka.***


Editor : JakaPermana