Dinkes Cimahi Buka Layanan Medis Sore di Puskesmas, Ada Fasilitas Persalinan 24 Jam
Dinkes Kota Cimahi melakukan terobosan dengan membuka pelayanan medis sore di setiap kecamatan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi kembali menghadirkan terobosan demi memperluas jangkauan dan kemudahan pelayanan medis bagi seluruh lapisan masyarakat.
Hal terbaru yang diterapkan, yakni dengan dibukanya layanan sore di dua puskesmas tambahan serta penambahan jenis layanan paliatif di seluruh unit pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Kebijakan ini disebut-sebut sebagai jawaban atas kendala waktu yang kerap dihadapi warga, khususnya mereka yang berusia produktif, agar tidak lagi menunda penanganan kesehatan karena bentrok dengan jam kerja.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati menjelaskan, dengan penambahan di Puskesmas Padasuka dan Puskesmas Cibeureum, kini total terdapat empat puskesmas yang menyediakan layanan sore.
Menurutnya, kebijakan ini kian melengkapi layanan yang sudah lebih dulu berjalan di Puskesmas Cimahi Utara dan Cipageran.
"Ini menandai pencapaian penting di mana setiap kecamatan di wilayah Cimahi kini memiliki setidaknya satu Puskesmas yang tetap beroperasi hingga sore hari," kata Mulyati, Senin (29/6/2026).
Selain penyesuaian jam operasional, jelas Mulyati, cakupan pelayanan juga diperkaya dengan penambahan fasilitas persalinan 24 jam yang kini tersedia di empat lokasi, serta pembukaan Klinik KB dan kesehatan reproduksi sore hari di Puskesmas Melong Asih.
“Dengan begitu, setiap kecamatan di Kota Cimahi kini memiliki Puskesmas dengan jam layanan sore. Kebijakan ini untuk memudahkan warga yang terkendala waktu di pagi hari karena bekerja,” ucapnya.
Mulyati menyebut, pengembangan layanan tak hanya berfokus pada penambahan jam operasional, namun juga menyentuh aspek kemanusiaan yang mendalam melalui penerapan layanan paliatif di seluruh puskesmas.
"Layanan ini secara khusus ditujukan bagi pasien dengan kondisi penyakit yang sudah tidak memungkinkan untuk disembuhkan, guna memastikan mereka tetap mendapatkan perawatan yang layak, nyaman, dan penuh martabat hingga akhir hayat tanpa harus berpindah jauh dari lingkungan tempat tinggalnya," sebutnya.
Untuk menopang keberlanjutan dan kualitas pelayanan yang terus ditingkatkan tersebut, lanjut Mulyati, Dinkes mendorong penerapan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di setiap puskesmas. S
"Status ini memberikan fleksibilitas dan kemandirian yang lebih besar dalam pengelolaan keuangan, sehingga memungkinkan pengalokasian anggaran secara lebih cepat dan tepat guna memenuhi kebutuhan operasional maupun peningkatan fasilitas," paparnya.
Dukungan infrastruktur pun tak luput menjadi perhatian, Mulyati menerangkan, hal ini ditandai dengan renovasi total yang sedang berlangsung di Puskesmas Melong Tengah sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah terhadap pemutakhiran fasilitas kesehatan.
"Keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengembangan kebijakan," ucapnya.
Editor : Ahmad Sayuti

