Diomande Makin 'Mengancam' Vinicius Jr
TAK semua pemain mampu bertahan di tengah besarnya ekspektasi Real Madrid. Apalagi jika datang dengan label harga selangit.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh:Bsafaat
Namun, Yan Diomande perlahan membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar investasi mahal Los Blancos.Sempat diragukan pada awal musim, pemain asal Pantai Gading itu kini justru menjelma menjadi salah satu sosok yang paling mencuri perhatian di lini serang Madrid.
Performa impresifnya bahkan memunculkan pertanyaan besar: apakah Vinicius Jr masih pantas langsung mendapatkan tempat utama setelah kembali dari hukuman? Diomande sedang menikmati periode terbaiknya bersama El Real. Dalam enam pertandingan terakhir, pemain muda berusia 19 tahun tersebut sukses mencetak empat gol dan menyumbangkan tiga assist.
Catatan itu menjadi jawaban telak atas keraguan yang sempat mengiringi langkah awalnya di Santiago Bernabeu.
Maklum, ekspektasi terhadap Diomande begitu tinggi. Madrid harus merogoh kocek hingga 125 juta euro untuk memboyongnya dari RB Leipzig pada bursa transfer musim panas lalu.
Namun, lima pertandingan pertamanya di LaLiga 2026/2027 berjalan kurang meyakinkan. Ia belum mampu mencetak gol maupun assist.
Situasi tersebut sempat membuat publik bertanya-tanya apakah Diomande benar-benar mampu memenuhi harapan besar yang dibebankan kepadanya. Kini, keraguan itu perlahan berubah menjadi kekaguman.
Menariknya, kebangkitan Diomande juga terasa semakin penting karena Madrid sempat kehilangan Vinicius Jr. Pemain asal Brasil tersebut harus menjalani hukuman larangan bermain dalam empat laga domestik setelah insiden menjambak Nathan Saliba saat menghadapi Villarreal awal bulan lalu.
Tanpa Vinicius, Diomande justru tampil semakin menonjol. Ia bukan hanya produktif di depan gawang, tetapi juga memperlihatkan kontribusi yang membuat permainan Madrid terasa lebih seimbang.
Salah satunya terlihat dari kerja samanya dengan bek kiri Marc Cucurella. Keduanya dinilai mampu membangun kombinasi apik di sisi kiri, baik ketika menyerang maupun saat membantu pertahanan.
Situasi ini membuat kembalinya Vinicius menjadi dilema tersendiri bagi pelatih Jose Mourinho.
Vinicius memang sudah bisa kembali bermain saat Madrid bertandang ke markas AEK Athens di AEK Arena dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (5/11/2026). Hukuman yang diterimanya hanya berlaku di kompetisi domestik.
Namun, apakah Mourinho akan langsung mengembalikan Vinicius ke starting XI? Atau justru mempertahankan Diomande yang sedang berada dalam performa terbaiknya? Jurnalis Spanyol, Dani Garrido, punya jawaban tegas. Menurutnya, Mourinho sebaiknya tidak terburu-buru menggeser Diomande hanya karena Vinicius sudah bisa bermain lagi.
Garrido menilai kontribusi Diomande tidak sebatas gol dan assist. Pemain muda itu juga memberikan keseimbangan yang dibutuhkan Madrid, terutama melalui kerja samanya dengan Cucurella.
"Diomande memiliki pemahaman yang luar biasa dengan Cucurella; sungguh sisi kiri yang hebat dimiliki Real Madrid dengan kehadiran mereka berdua. Saat Vinicius bermain, Cucurella jadi kurang agresif dalam menyerang dan justru lebih kewalahan saat bertahan," ujar Garrido, dikutip dari Cadena SER.
Ia bahkan menyarankan agar Vinicius menerima kenyataan jika harus memulai pertandingan dari bangku cadangan.
"Saat Vinicius kembali, dia harus duduk di bangku cadangan-dan bangku cadangannya harus sangat besar," lanjut Garrido sambil menyindir pemain Brasil tersebut.
Kini, Diomande berada di persimpangan penting dalam kariernya bersama Madrid. Dari pemain yang sempat diragukan karena gagal mencatatkan kontribusi dalam lima laga awal, ia kini justru membuat pemain sekaliber Vinicius harus menghadapi ancaman kehilangan tempat utama. (bsf)
Editor : Inilahkoran

