Unpad Ajak Alumni Bangun Kolaborasi Strategis
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Bali bukan hanya dikenal sebagai destinasi pariwisata dunia. Masa depan Pulau Dewata juga bertumpu pada kualitas sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kemampuan berinovasi. Di tengah kebutuhan itu, perguruan tinggi dan jejaring alumninya memiliki ruang untuk ikut mengambil peran.
Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan Unpad Menyapa Bali bertajuk “Temu Alumni dan Penguatan Mitra Strategis Unpad” di Palma Ballroom, Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort, Senin (2/11).
Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar kegiatan ini untuk mempererat hubungan dengan para alumni sekaligus membuka peluang kolaborasi bersama mitra strategis di Bali. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan kekuatan akademik kampus dengan pengalaman dan jejaring para alumninya.
Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita mengatakan, hubungan antara perguruan tinggi dan alumni tidak berhenti setelah seseorang menyelesaikan pendidikan. Ikatan dengan almamater justru dapat menjadi modal untuk bersama-sama memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat.
“Unpad merupakan rumah bersama dan menjadi tempat untuk kembali serta bersama-sama membangun negeri. Unpad dan para alumni akan terus bersinergi untuk menjaga dan membangun nama baik Unpad,” kata Arief seperti dikutip dari kanal resmi Unpad.
Dia menyampaikan, Unpad senantiasa membuka ruang bagi alumni untuk kembali berkontribusi bersama almamater. Melalui sinergi tersebut, alumni diharapkan dapat mendukung pengembangan universitas sekaligus memperluas peran Unpad dalam menyejahterakan masyarakat.
Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Unpad Dr. Ferry Juliantono menilai, potensi sumber daya manusia, kekuatan akademik, dan hasil penelitian Unpad dapat dikembangkan melalui jejaring alumni. Kolaborasi itu tidak hanya bermanfaat bagi kampus, tetapi juga berpeluang menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk di Bali.
Menurut Ferry, alumni memiliki posisi strategis sebagai duta sekaligus penghubung antara perguruan tinggi dengan berbagai sektor. Jejaring yang dimiliki alumni dapat membuka jalan bagi kerja sama dengan dunia usaha, industri, pemerintahan, hingga masyarakat.
“Tugas alumni itu selain sebagai duta, juga sebagai penghubung. Dalam hal ini, alumni dapat membantu menjembatani hubungan dengan dunia usaha, industri, pemerintahan, dan masyarakat,” ujar Ferry yang juga menjabat Menteri Koperasi Republik Indonesia.
Dukungan terhadap kolaborasi tersebut juga disampaikan Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Keuangan Dr. I Wayan Ekadina. Dia menilai, pembangunan Bali ke depan tidak cukup hanya mengandalkan sektor pariwisata.
Kualitas sumber daya manusia, penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemampuan berinovasi, serta ekonomi yang berakar pada budaya menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan daerah tersebut.
Dalam konteks itu, perguruan tinggi memiliki peran sebagai penggerak pembangunan dan pusat inovasi. Pemerintah Provinsi Bali pun membuka peluang kerja sama dengan dunia akademis, termasuk Unpad. (gin)
Editor : Inilahkoran

