Langkah Penumpang Menanti Eskalator Baru
DUA eskalator Sky Bridge Bojonggede kerap rusak. Pemkab Bogor kini memilih menggantinya dengan unit baru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Mobilitas penumpang di Sky Bridge Bojonggede, Kabupaten Bogor, selama ini ditunjang keberadaan dua eskalator yang memudahkan akses menuju Stasiun Bojonggede. Namun, fasilitas tersebut justru kerap mengalami kerusakan meski telah beberapa kali diperbaiki.
Kondisi itu membuat Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah berbeda. Alih-alih kembali melakukan perbaikan, Pemkab Bogor melalui Dinas Perhubungan memutuskan mengganti kedua eskalator dengan unit baru.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, rencana awal pemerintah daerah sebenarnya hanya memperbaiki eskalator yang rusak. Namun, kendala ketersediaan suku cadang membuat opsi penggantian dinilai lebih memungkinkan.
"Awalnya kami berencana memperbaiki, lalu karena spare part-nya susah dicari, maka kami bersepakat untuk mengganti baru eskalatornya," ucap Rudy kepada wartawan, Selasa (3/11).
Dalam waktu dekat, Pemkab Bogor akan melelang pengadaan dua eskalator baru sekaligus menyiapkan pemasangannya. Langkah ini diharapkan dapat mengakhiri persoalan kerusakan fasilitas yang berulang.
Rudy menjelaskan, salah satu kendala dalam pemeliharaan fasilitas tersebut berkaitan dengan proses penyerahan aset. Pemkab Bogor sebelumnya menerima hibah Sky Bridge Bojonggede dari Kementerian Perhubungan.
"Karena Pemkab Bogor menerima hibah dari Kementerian Perhubungan, maka pembangunan Sky Bridge Bojonggede tidak kami susun bersama-sama dalam perencanaannya. Hingga kami tidak paham spesifikasi eskalator, vendor, dan tempat perawatan atau servisnya," tuturnya.
Sky Bridge Bojonggede dibangun Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) melalui skema tahun jamak atau multi years sejak 2022 dan rampung pada 2023. Fasilitas yang menelan anggaran sekitar Rp16 miliar itu menghubungkan Terminal atau Park and Ride dengan Stasiun Bojonggede.
Menteri Perhubungan saat itu, Budi Karya Sumadi, meresmikan Sky Bridge Bojonggede pada Sabtu, 9 Desember 2023. Kehadirannya diharapkan mempermudah perpindahan penumpang sekaligus mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Bojonggede.
Manfaat fasilitas tersebut tidak hanya dirasakan warga Kecamatan Bojonggede. Penumpang dari Tajurhalang, Cibinong, dan Sukaraja juga memanfaatkan akses penghubung menuju stasiun.
Dengan jumlah penumpang KRL di Stasiun Bojonggede yang mencapai sekitar 70.000 orang, keberadaan Sky Bridge menjadi bagian penting dari mobilitas warga. Karena itu, pembaruan dua eskalator diharapkan dapat membuat akses antarmoda kembali berjalan lebih nyaman dan lancar. (reza zurifwan/gin)
Editor : Inilahkoran

