Disdagin Kabupaten Bogor Segera Cari Investor untuk Revitalisasi Pasar Leuwiliang
Pasca terbakar pada akhir Bulan September Tahun 2023 lalu, proyek revitalisasi Pasar Leuwiliang bakal segera beauty contest atau pemilihan mitra investor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor- Pasca terbakar pada akhir Bulan September Tahun 2023 lalu, proyek revitalisasi Pasar Leuwiliang bakal segera beauty contest atau pemilihan mitra investor.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Perumda Pasar Tohaga pun ditugaskan Penjabat Bupati Bogor Asmasa Tosepu untuk melakukan sosialisasi kepada para calon investor.
"Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Perumda Pasar Tohaga akan melakukan sosialisasi beauty contest dengan pihak ketiga atau investor," kata Asmawa Tosepu kepada wartawan, Senin, 15 April 2024.
Asmawa Tosepu menuturkan bahwa Pemkab Bogor menginginkan bahwa revitalisasi Pasar Leuwiliang mulai dibangun pada Tahun 2024 ini.
Biaya pembangunannya, sambungnya bida menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, Bantuan Keuangan Pemptrov Jawa Barat maupun Dana Alokasi Khusus (DAK), atau dalam hal ini APBN.
"Kami menginginkan Pasar Leuwiliang yang akan direvitalisasi itu lebih besar dari senbelumnya karena Pasar Leuwiliangakan menjadi pasar induk dam terbesar di wilayah barat Kabupaten Bogor," sambungnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (disdagin) Kabupaten Bogor Arif Rahman menjelaskan bahwa biaya revitalisasi Pasar Leuwiliang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 200 miliar.
"Dengan biaya investasi sebesar Rp 200 miliar, maka investornya diberikan hak pengelolaan Pasar Leuwiliang selama 20 tahun. Kami akan undang para calon investornya pasca liburan Hari Raya Idul Fitri 2024 atau 1445 Hijriyah," jelas Arif Rahman.
Mantan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) ini melanjutkan, bahwa jajarannya selanjutnya akan menyiapkan Detail Engineering Design (DED) revitalisasi Pasar Leuwuliang.
"Yang jelas, karena sebagai salah satu pasar induk maka alur atau mobilitas lalu lintas kendaraannya harus lancar, hingga desain revitalisasi Pasar Leuewiliang berbeda dengan sebelumnya," lanjut Arif Rahman. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti


