INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak 100 peserta yang terdiri dari puluhan
Calon Kepala Sekolah Menengah Negeri (SMPN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengikuti Teknis Kursus Mahir Tingkat Lanjutan
Pramuka.
Selain CKS, bimtek yang diinisiasi Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kwarcab Gerakan
Pramuka KBB tentang Kepramukaan tersebut diikuti oleh puluhan Pembina
Pramuka SMP se-KBB.
Kepala Bidang SMP
Disdik KBB Rustiyana mengatakan, bimtek tersebut merupakan orientasi pengenalan kepramukaan.
"Kedudukan kepala sekolah sebagai Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) memiliki peranan penting untuk memberikan pembinaan pada anak didiknya," katanya, Kamis 6 Oktober 2022.
Oleh karenanya, jelas dia,
Disdik KBB berkolaborasi dengan Kwarcab Gerakan
Pramuka KBB, menyelenggarakan bimtek tersebut.
"Kami punya komitmen untuk memajukan gerakan
Pramuka di KBB ini," jelasnya.
"Ini juga harus dipahami dan diikuti (komitmen) oleh para Kepsek sebagai Ketua Mabigus," sambungnya.
Ia berharap, para kepala sekolah harus bisa lebih gebyar menyelenggarakan kegiatan kepramukaan.
"Pentingnya gerakan
Pramuka ini, sesuai dengan Undang-undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan
Pramuka," sebutnya.
Kemudian, lanjut dia, dipertegas dengan Permendikbud No 62 tahun 2014 yang memuat sejumlah aturan terkait kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Gerakan
Pramuka ini, merupakan ekstrakurikuler wajib yang harus dijalankan di sekolah-sekolah," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan
Pramuka KBB, Aseng Junaedi menyebut, tugas dan fungsi Mabigus adalah memberikan bimbingan, dukungan dan memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan kepramukaan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.
"Oleh karena itu, kami mendorong para Calon Kepsek untuk mengikuti Kursus Mahir Pembina Tingkat Dasar (KMD) atau Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML)," sebutnya.
Menurutnya, hal tersebut sebagai legalitas mereka dalam memberikan pembinaan kepramukaan pada peserta didiknya.
"Sesuai dengan kurikulum saat ini, Kurikulum Merdeka untuk mencetak peserta didik yang berkarakter. Itu sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam kepramukaan," tandasnya.*** (agus satia negara).