Dishub Jabar Prediksi Mobilitas Mudik Lebaran Tahun Ini Lebih Massif
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat A Koswara memprediksi, mobilitas mudik Lebaran tahun ini lebih massif ketimbang tahun lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat A Koswara memprediksi, mobilitas mudik lebaran tahun ini lebih massif ketimbang tahun lalu.
Dari hasil survei yang dilakukan pemerintah pusat kata Koswara, bakal ada 160 juta pergerakan di masa arus mudik lebaran 1146 Hijiriah sekarang.
Untuk Jabar, diperkirakan ada 17 juta kendaraan yang akan keluar dari Jawa Barat pada tahun ini, mudik ke kampung halaman.
"Yang masuk ke Jawa Barat itu sekitar 15 juta. Tapi pergerakan paling banyak di Indonesia, dari Jawa Barat," ujar Koswara di Gedung Sate, Kota Bandung baru-baru ini.
Kendaraan yang paling banyak keluar dari Jabar kata dia, adalah kendaraan pribadi. Antaranya mobil sekira 23 persen dan motor 18 persen.
Selebihnya, masyarakat ke luar Jabar menggunakan angkutan masal seperti bis dan kereta.
"Cuma Jawa Barat itu kan perlintasan orang mau ke Jawa Timur sama Jawa Tengah. Ini bikin repot (pengaturan lalu lintas)," kata dia.
Diprediksi kata Koswara, bakal terjadi lonjakan signifikan pada pergerakan masyarakat di Lebaran kali ini. Baik untuk arus mudik maupun arus balik, karena berdampingan dengan perayaan hari besar keagamaan Hindu, yakni Hari Raya Nyepi.
Sehingga kata dia, muncul usulan dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang mengusulkan perpanjangan masa libur guna mengintervensi terjadinya kemacetan.
"Pergerakan diperkirakan lebih tinggi daripada tahun kemarin. Makanya diusulkan diperpanjang liburnya," kata dia. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

