Dishub Kab Bandung Persiapkan Jalur Mudik Lebaran 2024
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung melaksanakan survei jalur untuk pelaksanaan pengamanan jalur mudik lebaran 2024. Tak hanya itu saja uji kelaiakan jalan kendaraan pun dilakukan oleh Dishub di semua pul perusahaan otobus yang ada di Kabupaten Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung melaksanakan survei jalur untuk pelaksanaan pengamanan Jalur Mudik Lebaran 2024. Tak hanya itu saja uji kelaiakan jalan kendaraan pun dilakukan oleh Dishub di semua pul perusahaan otobus yang ada di Kabupaten Bandung.
Kepala Dishub Kabupaten Bandung Hilman Kadar mengatakan, Kementerian Perhubungan memprediksi bahwa jumlah pemudik pada tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun lalu. Dishub Kabupaten Bandung pun mulai menggelar persiapan pengamanan Jalur Mudik.
"Pada 2023 kan ada sekitar 180 juta pemudik, kemungkinan ada kenaikan 7 persen jadi sekitar 200 juta pemudik pada tahun ini. Nah, kami juga di Kabupaten Bandung tentu melakukan persiapan," kata Hilman di Soreang, Rabu 13 Maret 2024.
Dikatakan Hilman, persiapan yang dilakukan pihaknya diantaramya adalah menggelar rapat koordinasi melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepolisian dan TNI. Dishub. Kemudian melakukan survei jalur untuk melihat kemungkinan kondisinya saat masyarakat melaksanakan mudik.
"Survei kami lakukan untuk menempatkan dimana saja titik pos. Pos induk ada di Nagreg. Kemudian ada delapan pos lagi untuk pengamanan jalur seperti di Soreang, Cileunyi, Ciwidey, Pangalengan, Majalaya, plus jalur alternatif menuju Kamojang," ujarnya.
Menurut Hilman, pos pengamanan itu, termasuk untuk mengantisipasi masa libur Lebaran, dimana masyarakat biasanya memadati berbagai objek wisata seperti di Ciwidey dan Pangalengan. Pihaknya juga menyiapkan kendaraan derek di sejumlah titik.
"Kami akan menurunkan 334 personel. Kami akan menuju pos masing-masing itu H-7 sampai H+7 Lebaran, jadi 14 hari kami akan kerja di lapangan. Alhamdulillah sekarang di Cileunyi sudah terbagi, karena ada pemudik yang ke Tol Cisumdawu," ujarnya.
Hilman melanjutkan, Dishub juga akan menggelar ramp check atau uji laik kendaraan, yang dilaksanakan pada H-3 Lebaran. Kegiatan itu untuk memastikan bahwa kendaraan yang digunakan oleh pemudik dalam kondisi baik dan aman.
"Kami juga sudah mulai melakukan uji laik kendaraan jemput bola ke pul-pul bus yang ada di Kabupaten Bandung. Ini untuk persiapan," katanya.
Menurut Hilman, di Kabupaten Bandung terdapat sembilan pul bus yang tersebar di berbagai lokasi, di antaranya di Cimaung, Soreang, dan Pangalengan.
"Khusus untuk pul yang ada di Kabupaten Bandung itu, kami ingin pastikan kondisi kendaraannya," ujarnya.
Hilman menjelaskan, pada musim lebaran kemarin puncak arus mudik di Kabupaten Bandung terjadi pada H-2 lebaran, yakni di jalur Nagreg. Berdasarkan data yang dicatatkan oleh Dishub Kabupaten Bandung, saat itu ada 137.198 kendaraan yang melintas, di mana 58 persen adalah kendaraan roda dua.(rd dani r nugraha)***
Editor : JakaPermana

