Diskar PB Imbau Warga Jaga Aset
Masyarakat Kota Bandung diimbau untuk ikut menjaga kondisi hydrant mengingat jumlah alat penyedia akses pemasok air tersebut terbilang minim.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Masyarakat Kota Bandung diimbau untuk ikut menjaga kondisi hydrant mengingat jumlah alat penyedia akses pemasok air tersebut terbilang minim.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Kesiapsiagaan Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Yusuf Hidayat.
"Kami imbau, tolong jaga aset ini (hydrant) karena hydrant menjadi penting untuk kami dan masyarakat," kata Yusuf di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung pada Selasa (17/3/2020).
Kota Bandung, dituturkan dia memiliki sekitar 200 hydrant yang tersebar diberbagai wilayah. Akan tetapi, hanya empat hydrant yang dapat dipergunakan ketika terjadi musibah.
"Lokasinya ada di kawasan Cikapayang, itu dua unit. Lalu di Supratman ada dua unit, dan di kawasan Kordon Buah Batu. Itu yang biasa kita pergunakan karena memang memiliki fungsi," ucapnya.
Ke-196 hydrant lainnya, disebut dia tak dapat dipergunakan lantaran berbagai soal. Debit dan tekanan air, menjadi persoalan mengapa puluhan hydrant di Kota Bandung tak berfungsi.
"Tetapi, koordinasi sudah kami lakukan dengan PDAM Tirtawening Kota Bandung agar hydrant-hydrant yang sudah ada bisa kembali berfungsi karena ini menyangkut air," ujar dia. (yogo triastopo)
Editor : Bsafaat


