INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Jawa Barat berkomitmen meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia di
desa wisata. Salah satunya melalui
pelatihan Sumber Daya Pariwisata di
desa wisata yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (
Disparbud) Jabar pada 26 hingga 28 Juli 2023 lalu.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disaparbud Jabar Ani Widiani mengatakan
Jawa Barat sudah sangat concern dan sudah memiliki Perda mengenai
desa wisata.
"Yaitu Perda 2 tahun 2022. Ini sebagai bukti dari implementasi," ucap Ani Widiani, Sabtu 29 Juli 2023
Selama tiga hari peserta mendapatkan berbagai materi dari para narasumber ahli mulai dari teknik videografi dan fotograf, peningkatan kualitas
desa wisata, pengelolaan sampah di destinasi wisata, manajemen keuangan
desa wisata, penyusunan paket wisata, pengembangan produk, hingga marketing bisnis.
Kegiatan ini dikuti oleh 36 orang peserta yang mewakili 18
desa wisata di
Jawa Barat yang telah menjadi pemenang ajang Dewi Jawara Award 2022.
desa wisata tersebut antara lain
desa wisata Bantaragung,
desa wisata Sukasari Kaler,
desa wisata Putri Dalem,
desa wisata Sukadana,
desa wisata Sindangkasih,
desa wisata Situ Cangkuang,
desa wisata Saung Ciburial,
desa wisata Taraju,
desa wisata Guranteng,
desa wisata Mukapayung,
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi
Jawa Barat resmi memiliki Peraturan Daerah tentang
desa wisata. Hal tersebut ditetapkan dalam rapat paripurna antara Gubernur
Jawa Barat Ridwan Kamil dan DPRD
Jawa Barat, Jumat 25 Maret 2022.
“Dengan adanya perda, maka pembinaan daya tarik wisata di desa akan difasilitasi dari aspek pembangunan aksesibilitas dan amenitas. Serta sarana dan prasarana pendukung
desa wisata dalam bentuk bantuan keuangan dan hibah,” ungkap Kepala
Disparbud Jabar Benny Bachtiar.
Adapun poin dalam Perda
desa wisata itu di antaranya, pemetaan dan pengembangan potensi
desa wisata, pemberdayaan
desa wisata, dukungan penyediaan infrastruktur
desa wisata, dan sistem informasi
desa wisata. Kemudian, kerja sama dan sinergisitas, pemberian penghargaan, pembentukan forum komunikasi
desa wisata, partisipasi masyarakat dan dunia usaha, pembinaan kepada pemerintah daerah kabupaten/kota, pengawasan dan pembiayaan.
Langkah lainnya,
Disparbud Jabar telah merekrut 1.000 peserta yang akan mengeksplorasi potensi
desa wisata di
Jawa Barat lewat program Smiling West Java Ambasador.
"Tujuannya adalah pemberdayaan masyarakat di
desa wisata menjadi content creator dalam mempromosikan wisata dan budaya di daerahnya masing-masing," kata Benny.
(Riantonurdiansyah)