Disperumkim Geber Pemangkasan Pohon Rawan Tumbang, Total ada 247 Pohon Kategori Rawan
Disperumkim Kota Bogor mencatat bahwa sebanyak 247 pohon di Kota Bogor diklasifikasikan rawan pasca kejadian pohon Bunut tumbang di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 27 Oktober 2025 malam kemarin. Terbaru ada sebanyak 53 pohon sudah dilakukan pemangkasan dari total 247 pohon.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Disperumkim Kota Bogor mencatat bahwa sebanyak 247 pohon di Kota Bogor diklasifikasikan rawan pasca kejadian pohon Bunut tumbang di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 27 Oktober 2025 malam kemarin. Terbaru ada sebanyak 53 pohon sudah dilakukan pemangkasan dari total 247 pohon.
"Kami sudah mendata sebanyak 247 pohon yang kami berikan istilahnya kartu merah, artinya pohon-pohon itu sudah rawan untuk tumbang,” ungkap Kepala Disperkim Kota Bogor Chusnul Rozaqin kepada wartawan pada 29 Oktober 2025.
Chusnul memapaparkan, data yang diperbarui menunjukkan ratusan pohon tersebut telah berusia tua dengan kondisi batang mulai keropos sehingga berpotensi tumbang. Ada 53 pohon yang sudah dipangkas.
"Kami segera menggeber pemangkasan pohon-pohon lain berdasarkan skala prioritas. Tapi dengan kondisi seperti itu, kami akan lebih banyak memangkas pohon-pohon yang memang besar,” paparnya.
"Seperti contoh yang di depan Balai Kota Bogor, itu ada pohon karet kebo. Nah itu, kami juga tenga melakukan pemangkasan,” tambah Chusnul.
Chusnul juga mengatakan, pohon Bunut yang tumbang di Jalan Kapten Muslihat pada Senin malam diperkirakan sudah berusia lebih dari 100 tahun. Saat diperiksa, pohon tersebut dalam kondisi mulai lapuk dan kopong.
“Pohon bunut itu memang kalau lihat kemarin dari akar yang tumbang, itu memang sudah sebagian besar agak lapuk, dalamnya kosong. Kondisi yang demikian membuat bobot pohon Bunut tersebut tidak seberat penampilannya. Curah hujan yang tinggi dan angin kencang sejak Senin sore pada akhirnya membuat pohon tersebut tumbang pada malam hari," terangnya.
DIketahui untuk penanganannya, petugas Disperumkim Kota Bogor bergerak cepat memotong batang pohon Bunut menjadi bagian kecil agar mudah diangkut. Petugas gabungan juga terlihat memperbaiki besi dan fasilitas jalan yang ringsek akibat tertimpa pohon. Sebuah mobil crane turut dikerahkan untuk memotong batang utama pohon di depan Bank Mandiri Bogor. Proses pembersihan berlangsung dari malam hingga pagi," pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

