Pohon Besar Tumbang Tutup Jalan Encep Kartawiria Cimahi, Tiga Siswa Luka Ringan

Pohon besar dan tua tiba-tiba tumbang mengakibatkan tiga gerobak tertimpa dan tiga siswa luka ringan

Pohon Besar Tumbang Tutup Jalan Encep Kartawiria Cimahi, Tiga Siswa Luka Ringan
Petugas kepolisian dan warga sekitar saat mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Encep Kartasasmita, Senin (4/5/2026). Agus Satia Negara

INILAHKORAN.ID – Sebuah pohon besar tua berukuran besar tiba-tiba tumbang dan melintang menutup seluruh badan Jalan Encep Kartawiria tepat di depan SDN Citeureup Mandiri 1 dan 2, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin (4/5/2026).

Imbas pohon tumbang itu sempat membuat kendaraan tidak bisa lewat dari dua arah dan menimbulkan kepanikan di sekitar lingkungan sekolah yang saat itu mulai ramai aktivitas.

Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan menjelaskan, penyebab utama kejadian itu lantaran usia pohon yang sudah sangat tua disertai kondisi struktur batang yang keropos, sehingga tidak lagi kuat menopang beratnya sendiri.

Ia menjelaskan, pohon raksasa itu jatuh persis di area yang padat aktivitas, sehingga dampaknya tidak hanya pada kelancaran lalu lintas, namun juga menimpa fasilitas warga dan melukai sejumlah siswa yang sedang berada di lokasi.

"Akibat jatuhnya pohon itu, tiga siswa SDN Citeureup mengalami syok hebat dan luka ringan akibat terjebak puing ranting dan kepanikan," kata Donny. 

"Selain itu, tiga unit gerobak milik pedagang yang biasa berjualan di depan sekolah juga hancur tertimpa batang besar. Alhamdulillah, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini," sambungnya.

Donny menyebut, penanganan darurat langsung dikerahkan sesaat setelah kejadian. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Pemadam Kebakaran, jajaran Polsek Cimahi, dan warga sekitar segera turun ke lokasi. 

"Proses evakuasi dilakukan dengan memotong batang dan ranting besar, melakukan pengecekan keamanan lokasi, serta memberikan pertolongan pertama kepada siswa yang mengalami luka maupun syok," sebutnya.

Setelah berjam-jam, petugas akhirnya bisa menyingkirkan sisa-sisa pohon, akses jalan akhirnya berhasil dibuka dan arus lalu lintas kembali berjalan normal. 

Pihaknya mengimbau kepada instansi pengelola ruang publik dan warga, agar rutin melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi pohon-pohon tua yang tumbuh di pinggir jalan maupun di lingkungan padat penduduk.

"Ini tentunya sangat penting untuk mencegah kejadian serupa yang bisa mengancam keselamatan warga dan kelancaran aktivitas umum," ujarnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan menjelaskan, penyebab robohnya pohon setinggi 15 meter dengan diameter 50 Cm di Jalan Encep Kartawiria lantaran angin kencang.

Ia menjelaskan, pohon jumbo tepat di Depan SD Negeri Mandiri 1 itu menimpa gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL) dan sejumlah siswa.

"Betul kejadian pohon tumbang di Citeureup Cimahi, tadi sekitar jam 10.50 WIB. A ada 11 orang yang terdiri dari pedadang, orang tua siswa, dan siswa yang terkena pohon tumbang," kata Fithriandy.

Kendati begitu, ia memastikan tidak ada korban jiwa dan seluruh korban mengalami luka ringan hingga syok.

"Hasil asesmen di lapangan ada 11 orang yang terdampak, siswa ada 6 orang, ada pedagang, dan orang tua murid, mereka luka ringan dan syok," ungkapnya.

Selain angin kencang, kondisi pelapukan pada batang pohon diduga sebagai penyebab tambahan terjadinya peristiwa tersebut.

"Pada batang diduga telah terjadi pelapukan kemudian diterpa angin kencang," katanya.

pohon tumbang yang kemudian melintang di jalan membuat arus lalu lintas mengalami macet. Butuh waktu hingga 2 jam bagi petugas untuk memotong dan mengevakuasi batang pohon yang melintang di jalan.

"Selesai penanganan tadi jam 12.50 WIB, lalu lintas sudah kembali berjalan," tandasnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti