Diteriaki Jambret, Pelaku Penipuan di Bandung Babak Belur Dihajar Warga
Seorang pria berinisial EG (54) diamankan warga di kawasan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, setelah diduga hendak melakukan aksi kejahatan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Seorang pria berinisial EG (54) diamankan warga di kawasan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung'>Kota Bandung, setelah diduga hendak melakukan aksi kejahatan.
Setelah sempat ditahan oleh warga, pria tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan EG berada di tengah kerumunan warga dengan kondisi wajah mengalami sejumlah luka. Dalam video itu, beberapa warga juga terlihat menginterogasi pria tersebut terkait dugaan perbuatannya.
Tak lama setelah kejadian, anggota kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan. Narasi yang menyertai video menyebutkan bahwa pria tersebut merupakan pelaku penjambretan.
Meski demikian, hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan tindak pidana penipuan, bukan penjambretan. Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan kronologi dan peran terduga pelaku.
“Sedang pendalaman terduga pelaku di Mapolsek. Namun diduga bukan jambret,” kata Kapolsek Cibeunying Kaler, Kompol Rizal Jatnika saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).
Menurut Rizal, EG diduga berupaya melakukan penipuan dengan modus transaksi terhadap korban. Namun, korban lebih dulu menaruh curiga sehingga rencana tersebut gagal. Korban kemudian berteriak dengan menyebut pelaku sebagai jambret, yang memicu perhatian warga sekitar.
“Percobaan Penipuan, BB berupa HP belum dikuasai karena korban merasa curiga dan berteriak minta bantuan warga,” jelasnya.
Mendengar teriakan itu, warga berdatangan ke lokasi dan langsung mengamankan pria tersebut. Sebelum polisi tiba, terduga pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka di bagian wajah.
Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif dan rangkaian peristiwa yang sebenarnya. Selain menjalani pemeriksaan, EG juga mendapatkan penanganan medis dari pihak kepolisian.
“Lagi didalami dulu ya. Diduga pelaku masih kita obati dulu,” ucapnya.***
Editor : JakaPermana

