Dituding Bela Denada, Irfan Hakim: Saya Dengarkan Dua Pihak
Irfan Hakim menekankan bahwa klarifikasi yang ia sampaikan bertujuan meluruskan kesalahpahaman publik, bukan membela salah satu pihak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Di tengah polemik antara Denada dan Ressa Rizky Rossano, Irfan Hakim menegaskan dirinya tidak berada di pihak mana pun.
Irfan Hakim menekankan bahwa klarifikasi yang ia sampaikan bertujuan meluruskan kesalahpahaman publik, bukan membela salah satu pihak.
Menurut Irfan, tudingan tersebut muncul karena publik mengira komentarnya merespons podcast Ressa dengan Denny Sumargo, padahal pernyataan itu disampaikan sebelum podcast tersebut tayang.
“Seminggu setelahnya baru ada podcast yang menceritakan kronologi panjang. Akhirnya kesannya gue berkomentar soal podcast itu, padahal tidak,” ungkap Irfan.
Sebagai seorang ayah, Irfan menegaskan dirinya tidak membenarkan hubungan orang tua dan anak yang bermasalah.
“Jika ibu tidak mengurus anaknya itu salah. Kalau komunikasi antara ibu dan anak tidak baik juga salah. Gue bapak, jadi gue tidak membenarkan itu,” tegasnya.
Ia juga mengaku telah mendengar cerita dari kedua belah pihak, termasuk Denada. Namun, Irfan menolak membeberkan isi pembicaraan tersebut karena menghormati hak pribadi.
“Apa yang disampaikan Denada dan Ressa itu hak mereka untuk bersuara. Saya tidak punya hak menyebarkan cerita siapa pun,” katanya.
Menanggapi pengakuan kuasa hukum Denada yang menyatakan Ressa adalah anak kandung Denada, Irfan berharap polemik ini menjadi awal komunikasi yang lebih baik.
“Mudah-mudahan ini awal komunikasi yang baik antara ibu dan anak. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan momen ini,” ujarnya.
Irfan menutup klarifikasinya dengan permohonan maaf dan alasan mengapa ia akhirnya membuat video klarifikasi, sesuatu yang jarang ia lakukan.
“Daripada jadi fitnah, lebih baik saya jelaskan. Ini bukan soal membela, tapi soal waktu yang diputarbalikkan,” pungkasnya.
Editor : Firda Rachmawati

