DLH KBB Perkirakan Sampah Naik 10 Persen di Hari Lebaran
UPT Kebersihan DLH KBB memperkiraka volume sampah Lebaran akan mengalami kenaikan sekitar 10 persen
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Volume sampah yang dihasilkan masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Hari Raya Idulfitri 2026 diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu.
Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Imam Fauzi menyebut peningkatan timbulan sampah diperkirakan mencapai kisaran 160 ton per hari pada hari H Lebaran Idulfitri 1447 H.
"Kalau mengacu pada data tahun kemarin, volume sampah di hari Lebaran meningkat sekitar 10 persen. Sekarang kita memperkirakan satu hari saja bisa mencapai 160 ton," kata Imam, Sabtu 14 Maret 2026.
Kendati demikian, Imam menyebut, kesiapan penanganan sampah menjadi fokus utama mengingat kondisi armada pengangkut yang masih menghadapi tantangan.
Menurutnya, UPT Kebersihan saat ini memiliki 40 unit armada pengangkut sampah, namun separuhnya atau sekitar 20 unit sudah tidak memenuhi standar operasional.
"Sarana dan prasarana yang paling urgensi dibutuhkan, yakni armada pengangkut sampah yang sehat. Dari 40 unit yang kita miliki, 50 persennya sudah tidak layak pakai secara optimal," jelasnya.
Untuk mengatasi kendala tersebut, ungkap Imam, DLH KBB melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ibrahim Aji telah mengambil langkah penyewaan armada tambahan.
Sebanyak tiga unit truk pengangkut sampah dengan kapasitas 6 kubik masing-masing telah disewa dan siap beroperasi.
"Truk-truk yang disewa tersebut akan bekerja selama satu tahun, hingga akhir tahun ini," ujarnya.
"Ini merupakan langkah pertama kita mencoba opsi penyewaan, sehingga kita akan melihat bagaimana pelaksanaannya nantinya," sambungnya.
Saat ditanya mengenai biaya penyewaan, Imam mengatkan, informasi tersebut belum dapat diumumkan. "Saya tidak bisa memberitahu angka penyewaan saat ini," ujarnya.
Selain penguatan armada, pihak UPT Kebersihan juga telah mengalokasikan personel ke titik-titik rawan penumpukan sampah.
Ia menyebut, ada delapan personel ditempatkan di Lembang, empat di Cihampelas, dan enam di Padalarang.
"Lembang menjadi titik yang paling banyak mendapatkan alokasi karena merupakan kawasan wisata yang cenderung menghasilkan volume sampah lebih besar," paparnya.
"Namun, kami tidak membedakan prioritas, setiap lokasi yang memiliki kebutuhan mendesak akan segera kami tangani," tandasnya. ***
Foto: Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Imam Fauzi menyebut peningkatan timbulan sampah diperkirakan mencapai kisaran 160 ton per hari pada hari H Lebaran Idulfitri 1447 H.
Editor : Ahmad Sayuti

